- Milton Chang meluncurkan kelas gratis online untuk pemula dalam merawat bonsai.
- Teknik dan alat modern, seperti pot pintar, diperkenalkan untuk membantu penggemar baru.
- Metode sederhana dengan menggunakan bibit dan teknik pemotongan batang membuat hobi bonsai lebih terjangkau.
Blitar - Dalam upaya memperkenalkan seni merawat bonsai kepada masyarakat, Milton Chang, seorang pakar tanaman hias, meluncurkan program kelas gratis untuk pemula melalui platform digital. Inisiatif ini bertujuan untuk menghapus stigma bahwa perawatan bonsai adalah hal yang sulit dan membutuhkan biaya besar. Dengan pengalaman dan pengetahuan luas dalam bidang hortikultura, Milton menyajikan teknik budidaya yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga siapa pun bisa menikmati hobi estetis ini.
Kelas ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar tentang teknik hortikultura yang efisien, di mana peserta dapat menguasai teknik setara master dalam waktu singkat. Salah satu fokus utama dalam kelas ini adalah memperkenalkan alat dan teknologi terbaru, seperti pot pintar, yang dapat membantu menjaga kelembapan tanah dengan optimal. Teknologi ini juga berfungsi untuk mengurangi risiko kematian tanaman akibat kesalahan dalam penyiraman, yang sering dialami oleh banyak pehobi baru.
Sedari awal, Milton mendorong para peserta untuk memulai dengan bibit tanaman kecil yang terjangkau dan mudah diakses di pasaran. Dalam sesi peragaan, ia menampilkan metode pemotongan batang dari jenis tanaman elm kulit berenda asal Tiongkok, yang dikenal memiliki tingkat keberhasilan tumbuh sangat tinggi. Teknik ini tidak hanya mempercepat proses pertumbuhan, tetapi juga memungkinkan hobiis untuk merasakan kepuasan dari hasil kerja mereka dalam tempo satu hingga dua tahun.
Mengakhiri proses, peserta diinstruksikan untuk memindahkan tanaman ke wadah dangkal, yang dapat menggunakan peralatan rumah tangga yang ada. Dengan pengawasan yang tepat terhadap kebutuhan air dan manipulasi bentuk tanaman sesuai selera, para penggemar bonsai baru ini diharapkan dapat menikmati hasil karya pohon kerdil mereka. Kegiatan ini pastinya dapat menyuburkan kecintaan masyarakat Blitar terhadap tanaman hias dan memperkaya keberagaman ekosistem lokal.