- Ayam Besengek Jepara merupakan masakan tradisional dengan cita rasa rempah yang khas.
- Proses pengolahan yang unik, dari marinasi hingga pemanggangan, menjaga kelezatan dan keautentikannya.
- Hidangan ini memiliki hubungan sejarah dengan R.A. Kartini, menambah nilai budaya dalam sajian kuliner.
Blitar, Jawa Timur - Ayam Besengek Jepara, sebuah masakan tradisional yang kaya akan cita rasa, kini semakin dikenal di kalangan pencinta kuliner Blitar. Dikenal dengan perpaduan rempah-rempah, santan, dan terasi, hidangan ini disebut-sebut sebagai salah satu favorit Raden Ajeng Kartini. Proses unik pengolahan ayam besengek menciptakan rasa yang tidak hanya menggugah selera, tapi juga kaya akan makna sejarah. Ayam yang digunakan dalam hidangan ini biasanya bagian paha, meski bagian dada dan sayap juga dapat alternatif yang menggoda selera.
Pengolahan Ayam Besengek dimulai dengan mempersiapkan ayam yang dicuci bersih, lalu dimarinasi menggunakan campuran garam, ketumbar bubuk, lada bubuk, dan kaldu jamur. Tahap ini sangat penting untuk memastikan bumbu meresap sempurna ke dalam daging ayam. Setelah didiamkan selama 30 menit, ayam siap untuk dipanggang, melalui metode praktis seperti menggunakan wajan teflon, atau metode tradisional menggunakan arang untuk mendapatkan aroma khas panggangan yang lebih mendalam.
Setelah dipanggang hingga kecokelatan dan matang, ayam kemudian dicampurkan dengan bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, dan kemiri sangrai. Keseluruhan proses ini, dari marinasi hingga pencampuran bumbu, memberikan karakter yang kuat pada Ayam Besengek, menjadikannya hidangan yang dapat menghangatkan suasana keluarga dalam setiap sajiannya. Jika Anda berada di Blitar dan ingin merasakan masakan dengan warisan budaya yang kaya, Ayam Besengek Jepara adalah pilihan yang tepat untuk dicoba.