Selasa, 06 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Wisata & Kuliner › Aturan Baru di Gunung Rinjani: Pendaki Wajib Gunakan Wadah Guna Ulang

Aturan Baru di Gunung Rinjani: Pendaki Wajib Gunakan Wadah Guna Ulang

Aturan Baru di Gunung Rinjani: Pendaki Wajib Gunakan Wadah Guna Ulang
Poin Penting:
  • Gunung Rinjani wajibkan penggunaan wadah guna ulang untuk logistik pendaki.
  • Pendakian berlangsung dengan tantangan cuaca yang signifikan.
  • Kebijakan baru direkomendasikan untuk menjaga kelestarian alam dan mengurangi sampah plastik.

Gunung Rinjani, salah satu destinasi pendakian terfavorit di Indonesia, telah menerapkan kebijakan baru yang mewajibkan semua pendaki untuk menggunakan wadah guna ulang untuk kemasan logistik mereka. Kebijakan ini merupakan upaya signifikan dalam mengurangi dampak lingkungan akibat sampah plastik di sekitar kawasan gunung yang terkenal dengan keindahan alamnya. Sejak awal tahun ini, setiap barang bawaan pendaki akan diperiksa saat proses registrasi sebelum memasuki kawasan tersebut, menandai langkah konkret dalam menjaga kelestarian alam Rinjani.

Dalam pendakian yang dilaporkan, para pendaki menghadapi tantangan cuaca yang berubah-ubah, dengan perjalanan menantang menuju Danau Segara Anak melewati jalur Torean yang licin. Momen ini cukup menarik, mengingat banyaknya pendaki yang memanfaatkan long weekend untuk menjelajahi keindahan alam Lombok. Perjalanan mereka dimulai dari area awal pendakian dan melalui sejumlah pos sampai tiba di Pelawangan, yang menawarkan pemandangan luar biasa.

Namun tidak semua perjalanan berlangsung mulus. Pada awal pendakian, para pendaki sempat dihadapkan pada hujan deras yang mengguyur, tetapi keadaan membaik seiring waktu. Setelah menempuh perjalanan selama 59 menit, mereka tiba di Pos 2 yang dilengkapi warung sederhana untuk beristirahat. Sayangnya, saat menuju Pos 4, cuaca kembali memburuk dengan hujan dan kabut tebal yang menyelimuti jalur pendakian, menambah tantangan yang harus dihadapi sebelum mencapai tujuan akhir. Pendakian ini bukan hanya test fisik tetapi juga pelajaran untuk menghargai alam dan mengutamakan keberlanjutan dalam kegiatan outdoor di Blitar dan sekitarnya.