- Antrean panjang terjadi di Jalan Irian Sambong akibat lampu merah yang lama dan iring-iringan truk muat tebu.
- Ekor antrean kendaraan mencapai Lapangan Tumpang, menunjukkan masalah kemacetan yang serius.
- Masyarakat meminta Dishub Kabupaten Blitar mengevaluasi durasi lampu merah untuk kelancaran lalu lintas.
Pada Rabu, 29 Juli 2026 sore, arus lalu lintas di Jalan Irian Sambong, Kanigoro, Blitar, mengalami kemacetan yang cukup parah. Informasi ini disampaikan oleh Eko melalui aplikasi WhatsApp di nomor 081334256006, yang merupakan bagian dari layanan informasi publik @radiopatria. Efek dari antrean yang panjang ini disebabkan oleh tingginya durasi lampu merah di Traffic-Light (TL) Perempatan Sambong yang mengarah ke Blitar, ditambah dengan adanya iring-iringan truk muat tebu yang melintas di jalur tersebut.
Menurut laporan, ekor antrean kendaraan yang terjebak dalam kemacetan mencapai Lapangan Tumpang, yang menunjukkan betapa seriusnya masalah ini. Pengemudi dan masyarakat yang terjebak dalam antrean sengaja mengharapkan solusi yang lebih baik dari pihak terkait, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar. Mereka berharap agar evaluasi durasi lampu merah di traffic light Sambong segera dilakukan, mengingat jalur selatan ke utara seharusnya tidak terlampau ramai.
Hal ini menjadi perhatian karena situasi seperti ini dapat berdampak negatif terhadap aktivitas masyarakat dan ekonomi lokal. Dishub diharapkan dapat melakukan langkah-langkah yang cepat dan efektif guna mengurangi kemacetan dan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di area tersebut. Masyarakat Blitar sangat menginginkan solusi yang bersifat progresif, agar kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang.