Senin, 03 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Olahraga Veda Ega Pratama Raih Comeback Spektakuler di Moto3 Jerman, Dani Pedrosa Puji Mental Juara

Veda Ega Pratama Raih Comeback Spektakuler di Moto3 Jerman, Dani Pedrosa Puji Mental Juara

Veda Ega Pratama Raih Comeback Spektakuler di Moto3 Jerman, Dani Pedrosa Puji Mental Juara
Poin Penting:
  • Veda Ega Pratama berhasil menyelesaikan balapan Moto3 Jerman di posisi kedelapan.
  • Strategi balap yang cerdas dan sabar menjadi kunci kesuksesannya.
  • Dani Pedrosa memberikan pujian atas mental Veda yang dianggap kelas dunia.

BLITAR - Dalam ajang Moto3 Jerman yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Veda Ega Pratama kembali menunjukkan bahwa ia adalah salah satu pembalap muda berbakat yang patut diperhitungkan di kancah internasional. Dengan memulai balapan dari posisi ke-13, Veda berhasil menyelesaikan lomba di urutan kedelapan berkat kecerdasan balap dan manuver taktis yang dilakukannya pada lap terakhir. Penampilan yang mengesankan ini tak ayal menarik perhatian legenda MotoGP, Dani Pedrosa, yang memberikan pujian atas kemampuan mental Veda yang dinilai kelas dunia.

Selama lebih dari 20 lap, banyak penonton yang skeptis akan kemampuan Veda untuk masuk ke dalam 10 besar, mengingat ia terbata-bata di posisi ke-12 tanpa kemajuan yang signifikan. Sorotan utama siaran televisi pun lebih terpusat pada persaingan di posisi depan. Namun, semua asumsi tersebut terpatahkan saat balapan memasuki putaran terakhir. Veda menunjukkan kemampuan membaca situasi yang luar biasa dengan merebut empat posisi sekaligus sebelum melintasi garis finis.

Keberhasilan Veda tidak lepas dari kecermatan dalam memilih strategi balap. Sirkuit Sachsenring terkenal menantang, terutama dengan banyaknya tikungan kiri yang dapat menyebabkan keausan ban yang cepat jika pembalap terlampau agresif. Dengan memahami kondisi ini, Veda memilih pendekatan yang lebih sabar dengan tidak terburu-buru melakukan serangan sejak awal balapan, melainkan menjaga ritme dan performa ban motornya. Meskipun kecepatan yang ditampilkannya tampak biasa-biasa saja, sebenarnya Veda sedang mempersiapkan diri untuk bersaing ketika lawan-lawannya mulai kehilangan daya grip.

Pada saat papan penanda lap terakhir dikeluarkan, Veda tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan. Ia segera meningkatkan tempo dan memanfaatkan setiap celah yang ada untuk melewati lawan-lawannya. Aksi comeback yang memukau ini tidak hanya berhasil membawa Veda ke posisi lebih baik, tetapi juga mengukuhkan namanya sebagai satu di antara pembalap muda Indonesia yang menjanjikan dalam ajang balap dunia.