Selasa, 07 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Uji Jarak Tempuh Motor Listrik di Blitar: Dari 100% Baterai Tembus 74 Km, Benarkah Mampu Capai 130 Km?

Uji Jarak Tempuh Motor Listrik di Blitar: Dari 100% Baterai Tembus 74 Km, Benarkah Mampu Capai 130 Km?

Uji Jarak Tempuh Motor Listrik di Blitar: Dari 100% Baterai Tembus 74 Km, Benarkah Mampu Capai 130 Km?
Poin Penting:
  • Pengujian motor listrik di Blitar menunjukkan jarak tempuh aktual yang bisa dicapai.
  • Kendaraan listrik mungkin tidak selalu menunjukkan performa yang konstan di setiap pengurangan kapasitas baterai.
  • Uji coba dilakukan tanpa simulasi untuk mendapatkan hasil yang lebih realistis.

Penggunaan kendaraan listrik semakin mendapat perhatian masyarakat, terutama dalam hal jarak tempuh yang dapat dicapai. Seorang kreator konten melakukan serangkaian pengujian terhadap kemampuan motor listrik untuk menjawab keraguan publik. Dalam pengujian ini, motor listrik dijajal mulai dari kondisi baterai penuh hingga kapasitas yang berkurang, dengan tujuan untuk mengetahui seberapa jauh kendaraan tersebut dapat melaju dalam kondisi nyata sehari-hari.

Tes diawali dengan kondisi baterai motor yang menunjukkan 100 persen, sedangkan odometer mencatat angka awal 8.552 kilometer. Rute uji coba melintasi beragam medan, dari jalan perkampungan hingga area persawahan, serta kawasan hutan yang terletak di sekitar Cepu dan Blora. Tidak ada simulasi yang dilakukan dalam pengujian ini; motor digunakan sebagaimana mestinya dalam aktivitas harian untuk memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai performa kendaraan.

Selama perjalanan, pengujian mencatat pengurangan kapasitas baterai yang progresif. Indikator baterai hanya menunjukkan penurunan satu persen setelah menempuh jarak sekitar 6,8 kilometer. Meski demikian, penguji mengingatkan bahwa angka ini hanya berlaku untuk pengurangan dari kondisi penuh, dan tidak bisa dijadikan patokan untuk setiap pengurangan selanjutnya. Jarak yang ditempuh terus bertambah, hingga baterai mencapai 90 persen, di mana odometer mungkin mencatatkan jarak 16,4 kilometer.

Tes lanjutannya membawa pengendara ke kawasan hutan di Blora dengan kondisi jalan yang bervariasi, dari yang sudah beraspal hingga yang dalam proses perbaikan. Dengan sisa kapasitas baterai 80 persen, kendaraan tercatat mampu menjelajah hingga 26,1 kilometer. Pengujian ini menjadi salah satu langkah untuk memahami lebih dalam tentang potensi kendaraan listrik di wilayah Blitar, terutama sebagai alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan bagi masyarakat.