- Proyek BAKEMONO GARAGE berhasil mengubah Toyota Limo bekas taksi menjadi Toyota Vios.
- Tahapan modifikasi mencakup perubahan eksterior, pengecatan ulang, dan detail interior.
- Proses modifikasi menginspirasi pencinta otomotif di seluruh Indonesia, termasuk Blitar.
Jakarta - Dalam dunia otomotif, kreativitas dan inovasi terus berkembang, terutama dalam hal restorasi kendaraan. Contohnya, proyek menarik dari BAKEMONO GARAGE yang berhasil mengubah Toyota Limo bekas taksi generasi kedua tahunn 2013 dari Bluebird menjadi sebuah mobil dengan karakter pribadi yang lebih menarik dengan sentuhan dari Toyota Vios. Proses ini tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga memberikan inspirasi bagi para penggemar modifikasi mobil di seluruh Indonesia, termasuk di Blitar.
Proses modifikasi dimulai dengan fokus pada perubahan tampilan eksterior. Toyota Limo dipasangkan dengan satu set body kit yang membuat penampilannya menjadi lebih personal, memberikan kesan sporty dan elegan. Di bagian belakang, tambahan spoiler atau ducktail memperkuat daya tarik visual kendaraan, menjadikannya lebih menyerupai mobil pribadi ketimbang kendaraan taksi. Dengan desain ini, mobil tersebut siap untuk menjelajahi jalanan tidak hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai ekspresi diri dari pemiliknya.
Setelah perubahan bentuk eksterior, langkah selanjutnya adalah pengecatan ulang yang berfungsi untuk memperbaiki kondisi bodi sebelum masuk ke proses detailing. Tahap ini menjadi bagian penting dalam restorasi, memastikan bodi mobil tampak baru dan siap bersinar di jalan. Proses pemolesan atau paint correction juga dilakukan untuk merapikan tampilan permukaan cat bodi, sehingga mobil terlihat semakin menawan. Selain itu, beberapa panel didesain dengan aksen karbon menggunakan metode Water Transfer Printing (WTP), yang menambah karakter unik pada kendaraan.
Setiap tahapan dalam proyek modifikasi ini menunjukkan bahwa restorasi sebuah kendaraan tidak hanya berfokus pada perubahan fisik, tetapi juga menempatkan perhatian pada detail-detail akhir yang membuat keseluruhan tampilan menawan. Proyek ini bisa menginspirasi masyarakat Blitar untuk lebih kreatif dalam memodifikasi kendaraan mereka, menciptakan mobil yang bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga sebuah pernyataan gaya hidup.