- Program SPHP Jagung Blitar telah menyalurkan 11,7 juta kilogram jagung hingga Juni 2026.
- Koperasi besar berperan penting dalam mendistribusikan jagung bersubsidi kepada peternak rakyat.
- Koperasi Produsen Unggas Manunggal Sejahtera menjadi penerima manfaat terbesar dengan penyaluran 1,17 juta kilogram.
Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung Blitar semakin menunjukkan kontribusi signifikan dalam menjaga kestabilan biaya produksi peternakan ayam. Hingga pertengahan Juni 2026, penyaluran jagung dari program ini telah mencapai 11.741.900 kilogram, di mana koperasi-koperasi besar di Kabupaten Blitar berperan sebagai penyerap utama pasokan tersebut. Hal ini mencerminkan keefektifan skema distribusi yang mengandalkan koperasi untuk menyalurkan jagung bersubsidi kepada peternak rakyat, sekaligus menjaga harga pakan agar tetap terjangkau di tengah volatilitas harga bahan baku yang terjadi di tingkat nasional.
Data dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar menunjukkan bahwa koperasi peternak unggas adalah pihak yang menikmati manfaat terbesar dari program SPHP. Dengan pola distribusi melalui koperasi, penyaluran jagung dinilai lebih efisien dan cepat, langsung menyasar para anggota yang membutuhkan pasokan untuk pakan ternak mereka. Andy Mulya, Kepala Bidang Budidaya dan Pengembangan Peternakan di Disnakkan, mengungkapkan bahwa menggunakan koperasi sebagai saluran distribusi merupakan langkah strategis untuk mempercepat intervensi harga pakan di tingkat peternak.
Menurut Andy, peran koperasi sebagai agregator sangat penting dalam menghubungkan pasokan jagung dari pemerintah kepada peternak. Dengan jaringan yang luas, koperasi memiliki kemampuan untuk menjamin distribusi jagung secara lebih efektif dibandingkan dengan pendekatan individu. "Koperasi skala besar mendominasi serapan, memastikan pasokan jagung yang terjangkau mengalir cepat kepada peternak yang sangat memerlukan," tambahnya.
Strategi ini tidak hanya berfungsi menjaga keseimbangan harga di pasar, tetapi juga berperan penting dalam menjaga ketersediaan pakan ternak di lapangan, yang pada gilirannya membantu peternak dalam mempertahankan produktivitas usahanya. Koperasi Produsen Unggas Manunggal Sejahtera (ULTRA) tercatat sebagai lembaga yang telah melakukan penyaluran tercepat dengan total mencapai 1.170.000 kilogram. Hal ini semakin menegaskan peran vital koperasi dalam ekosistem peternakan di Blitar.