Rabu, 29 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya SMKN 1 Kademangan Luncurkan SmaFIn: Inovasi Inkubator Telur Ikan Berbasis IoT dengan Tingkat Keberhasilan Tinggi

SMKN 1 Kademangan Luncurkan SmaFIn: Inovasi Inkubator Telur Ikan Berbasis IoT dengan Tingkat Keberhasilan Tinggi

SMKN 1 Kademangan Luncurkan SmaFIn: Inovasi Inkubator Telur Ikan Berbasis IoT dengan Tingkat Keberhasilan Tinggi
Poin Penting:
  • SMKN 1 Kademangan meluncurkan SmaFIn, inkubator telur ikan berbasis IoT.
  • Tingkat keberhasilan penetasan meningkat hingga lebih dari 90 persen dengan teknologi ini.
  • Inovasi ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa dan produktivitas sektor perikanan.

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kademangan kembali menunjukkan komitmennya dalam inovasi pendidikan vokasi dengan meluncurkan Smart Fish Incubator (SmaFIn), sebuah sistem inkubator telur ikan yang memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Dengan hadirnya SmaFIn, SMKN 1 Kademangan tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga memberikan solusi modern terhadap tantangan yang dihadapi dalam proses pembenihan ikan, yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual.

Inovasi SmaFIn menawarkan sistem pemantauan digital yang bekerja secara otomatis untuk menjaga kondisi inkubasi telur ikan. Hal ini memungkinkan tingkat keberhasilan penetasan mencapai lebih dari 90 persen, jauh lebih optimal dibandingkan metode konvensional yang sering kali kurang akurat akibat faktor-faktor seperti perubahan suhu dan kualitas air. Dengan pemanfaatan teknologi ini, para siswa diajarkan untuk memahami dan menggunakan peralatan modern yang relevan dengan kebutuhan industri.

Pengembangan SmaFIn merupakan hasil kerja Program Keahlian Agribisnis Perikanan Air Tawar di SMKN 1 Kademangan. Melalui alat ini, para siswa diharapkan dapat mengembangkan kompetensi yang sejalan dengan perkembangan dunia perikanan yang semakin memerlukan keahlian teknis. Proses penetasan, yang sebelumnya dipengaruhi oleh banyak variabel, kini dapat dilakukan dengan lebih efisien berkat desain inkubator yang cerdas, yang memastikan sirkulasi air yang optimal agar telur ikan tetap dalam kondisi terbaik.

Dengan peluncuran SmaFIn, SMKN 1 Kademangan tidak hanya berkontribusi untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan, tetapi juga memperkenalkan para siswa pada teknologi masa depan yang akan membekali mereka dengan keterampilan yang relevan dan kompetitif. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan potensi lulusan dalam memasuki dunia kerja dan mendorong kemajuan industri perikanan di Blitar.