Rabu, 05 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Sertifikat Pramuka Kini Jadi Jembatan Menuju Karir TNI-Polri bagi Generasi Muda Blitar

Sertifikat Pramuka Kini Jadi Jembatan Menuju Karir TNI-Polri bagi Generasi Muda Blitar

Sertifikat Pramuka Kini Jadi Jembatan Menuju Karir TNI-Polri bagi Generasi Muda Blitar
Poin Penting:
  • Sertifikat Pramuka dapat digunakan untuk mendaftar TNI-Polri tanpa tes.
  • Kerja sama antara Pramuka, TNI-Polri, dan perguruan tinggi dalam merekrut anggota berprestasi.
  • Pramuka terbukti relevan dalam pendidikan dan memiliki lebih dari 24 ribu peserta di Jambore Nasional.

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka, Budi Waseso, mengungkapkan perkembangan signifikan mengenai sertifikat Pramuka yang kini dapat digunakan sebagai salah satu syarat untuk mendaftar menjadi anggota TNI-Polri tanpa melalui tes. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap keanggotaan Pramuka, yang diharapkan dapat berkontribusi positif pada karakter dan kualitas generasi penerus.

Budi, yang akrab disapa Buwas, menambahkan bahwa Pramuka telah menjalin kerja sama dengan institusi TNI-Polri serta perguruan tinggi dalam rangka memberikan kesempatan lebih kepada anggota Pramuka yang menunjukkan prestasi. "Bagi mereka yang telah berhasil menerima penghargaan Pramuka Garuda, ada jalur khusus untuk bergabung dengan kepolisian maupun TNI tanpa harus mengikuti ujian seleksi. Ini adalah peluang yang sangat baik bagi generasi muda kita," katanya di sela-sela ziarah di Makam Bung Karno.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa proses perekrutan anggota TNI-Polri melalui sertifikat Pramuka Garuda telah diperbaiki dan disesuaikan dengan norma dan standar yang berlaku. Dengan adanya sertifikat ini, diharapkan dapat menjadi contoh nyata betapa pentingnya Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter bagi siswa. Buwas juga menekankan tingginya minat masyarakat terhadap Pramuka, terlihat dari antusiasme peserta Jambore Nasional yang mencapai 24 ribu orang pada tahun ini.

"Pramuka wajib diikuti oleh siswa di seluruh jenjang pendidikan, yaitu dari SD, SMP, hingga SMA dan perguruan tinggi. Meskipun ada pemahaman skeptis mengenai Pramuka, penting untuk menyadari bahwa kegiatan ini mengajarkan nilai-nilai kepemimpinan dan keterampilan lainnya, yang sangat relevan dengan konteks pendidikan masa kini," pungkas Budi Waseso.