Rabu, 05 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Sembilan Desa di Blitar Masih Tertinggal dalam Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih

Sembilan Desa di Blitar Masih Tertinggal dalam Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih

Sembilan Desa di Blitar Masih Tertinggal dalam Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Poin Penting:
  • Sembilan desa di Kabupaten Blitar belum memiliki gerai KDMP karena masalah lahan.
  • Lokasi yang diusulkan termasuk dalam kawasan yang dilindungi, menghalangi pembangunan.
  • Dari 239 desa, hanya 72 koperasi KDMP yang beroperasi saat ini.

Hingga saat ini, sembilan desa di Kabupaten Blitar belum memiliki gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akibat kendala dalam pencarian lahan. Sri Wahyuni, Kepala Dinas Koperasi dan UMK Kabupaten Blitar, menyampaikan bahwa kendala utama terletak pada lokasi yang diusulkan, yang termasuk dalam kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Hal ini mengakibatkan lokasi tersebut tidak dapat digunakan untuk pembangunan gerai KDMP.

Sri menegaskan, saat ini pihak desa masih berupaya mencari alternatif lahan yang sesuai dan memungkinkan untuk pengembangan gerai KDMP. Dalam proses ini, mereka disarankan untuk mengadakan Musyawarah Desa (Musdes) guna mendiskusikan berbagai pilihan lokasi yang tersedia agar dapat segera membangun gerai yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Di sisi lain, Sri juga melaporkan bahwa sebanyak 239 desa di Kabupaten Blitar telah berhasil menyelesaikan pembangunan gerai KDMP. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 72 koperasi yang sudah beroperasi, menunjukkan perlunya penguatan infrastruktur dan dukungan untuk koperasi-koperasi tersebut agar dapat maksimal dalam melayani kebutuhan masyarakat.

Selain pendirian fisik gerai, Dinas Koperasi juga terus berupaya melakukan distribusi sarana pendukung untuk operasional koperasi, guna meningkatkan produktivitas dan pelayanan kepada anggota serta masyarakat sekitar. Dengan demikian, diharapkan semua desa dapat segera memiliki akses terhadap gerai KDMP yang mendukung perekonomian lokal.