Jumat, 14 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Sekolah Rakyat Kota Blitar Siapkan MPLS Menuju Tahun Ajaran Baru

Sekolah Rakyat Kota Blitar Siapkan MPLS Menuju Tahun Ajaran Baru

Sekolah Rakyat Kota Blitar Siapkan MPLS Menuju Tahun Ajaran Baru
Poin Penting:
  • Sekolah Rakyat Kota Blitar mematangkan persiapan MPLS untuk tahun ajaran baru.
  • Dukungan dari berbagai OPD akan memperlancar proses MPLS dan menciptakan pengalaman positif.
  • Jumlah siswa terdaftar saat ini adalah 131, dan data ini masih dapat berubah seiring keputusan Wali Kota.

Menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan berlangsung pada 15 Agustus 2026, Sekolah Rakyat Kota Blitar intensif mematangkan persiapannya. Kepala Sekolah Rakyat, Johan Argono, menginformasikan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus pada pengaturan data siswa serta penataan gedung dan perlengkapan yang diperlukan untuk menyambut peserta didik baru.

Dalam persiapan MPLS ini, Sekolah Rakyat Kota Blitar juga mendapatkan dukungan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Blitar, termasuk Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kesehatan, Bagian Umum, hingga Satpol PP. Kerjasama ini diharapkan dapat memastikan MPLS berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman yang positif bagi siswa baru.

Sebagai catatan, hingga saat ini jumlah siswa asal Kota Blitar yang terdaftar mencapai 131 orang. Namun, angka ini bersifat sementara dan masih mungkin berubah seiring dengan penantian keputusan resmi dari Wali Kota Blitar mengenai Surat Keputusan (SK) penerimaan siswa baru. Johan menjelaskan bahwa data siswa berpotensi mengalami penambahan atau pengurangan terkait adanya calon siswa yang mundur atau belum kembali ke daerah.

Selain itu, Johan mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 41 siswa datang dari wilayah Malang dan 29 siswa dari Kota Batu yang juga akan menjadi bagian dari Sekolah Rakyat. Semua data ini akan terus dimutakhirkan hingga jumlah peserta didik dapat ditetapkan secara resmi, menjelang dimulainya tahun ajaran baru.