Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Sekolah Rakyat di Jakarta Timur Siap Operasikan Pendidikan Berbasis Asrama untuk 75 Siswa SMP

Sekolah Rakyat di Jakarta Timur Siap Operasikan Pendidikan Berbasis Asrama untuk 75 Siswa SMP

Sekolah Rakyat di Jakarta Timur Siap Operasikan Pendidikan Berbasis Asrama untuk 75 Siswa SMP
Poin Penting:
  • Sekolah Rakyat di Bambu Apus akan menampung 75 siswa SMP dan beroperasi pada Juli 2025.
  • Konsep pendidikan berasrama bertujuan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu.
  • Kurikulum mencakup program persiapan, akademik, dan asrama untuk meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan siswa.

Jakarta - Sekolah Rakyat tahap pertama, yang berlokasi di Sentra Handayani Bambu Apus, Jakarta Timur, dipastikan akan memulai operasionalnya pada Juli 2025. Sekolah ini merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sekolah ini direncanakan akan menampung sebanyak 75 calon siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Konsep pendidikan yang diusung oleh Sekolah Rakyat adalah pendidikan berasrama, di mana siswa akan tinggal di asrama selama masa belajar mereka. Kegiatan awal seperti matrikulasi dan masa orientasi bagi siswa dan guru dijadwalkan akan dimulai pada 14 Juli 2025. Dalam upaya memastikan kesiapan fasilitas, beberapa menteri dalam Kabinet Merah Putih telah melakukan tinjauan di lokasi rintisan ini.

Diharapkan, kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada saat peresmian Sekolah Rakyat dapat terwujud, tergantung pada agenda dan waktu yang tersedia. Selama belajar, siswa akan menempati kamar asrama yang dirancang untuk empat orang, dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung Kenyamanan, seperti tempat tidur bertingkat, lemari pakaian, dan meja serta kursi belajar.

Program Sekolah Rakyat tidak hanya menekankan pada pendidikan akademik, melainkan juga berfokus pada peningkatan mutu kesehatan dan kesejahteraan para siswa. Kurikulum yang diterapkan dibagi menjadi tiga program utama: program persiapan, program akademik, dan program asrama, sehingga memberikan pendekatan holistik dalam pendidikan bagi anak-anak kurang mampu. Melalui inisiatif ini, diharapkan masa depan pendidikan anak-anak di Indonesia, khususnya bagi mereka dari latar belakang ekonomi rendah, akan semakin cerah.