- Putra Sang Fajar FC memilih Stadion Soepriadi sebagai markas untuk Liga 3 Nasional.
- Stadion Soepriadi dinyatakan siap secara fisik dengan fasilitas yang memadai.
- Kapasitas stadion mencukupi untuk menyelenggarakan laga-laga kompetisi sepak bola tingkat nasional.
Putra Sang Fajar FC, klub sepak bola yang bernaung di bawah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), telah mencanangkan Stadion Soepriadi di Kota Blitar sebagai markas untuk mengarungi kompetisi Liga 3 Nasional. Keseriusan ini ditegaskan melalui pertemuan antara manajemen klub, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, dan pengurus KONI Kota Blitar.
Manajemen Putra Sang Fajar FC telah melaksanakan peninjauan langsung terhadap kondisi fisik Stadion Soepriadi, yang meliputi lapangan, rumput, serta fasilitas pendukung lain yang dibutuhkan untuk pertandingan skala nasional. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa stadion ini dalam kondisi siap, dengan Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar, Heru Eko Pramono, memberikan penilaian positif mengenai performa lapangan saat ini.
Heru Eko Pramono menyanjung Stadion Soepriadi karena memiliki berbagai fasilitas yang mendukung penyelenggaraan pertandingan sepak bola tingkat nasional. Dari kualitas rumput, tribun penonton, hingga penerangan stadion, semuanya dinilai memadai untuk mendukung kegiatan kompetisi. Ia juga mengingatkan bahwa stadion ini memiliki rekam jejak yang baik, di mana sebelumnya menjadi homebase untuk tim Liga 1, Arema FC, dalam beberapa musim lalu.
Dengan kapasitas yang mampu menampung antara 10.000 hingga 15.000 penonton, Stadion Soepriadi memiliki potensi besar untuk mendukung laga-laga Liga 3 Nasional. Kesiapan stadion menjadi aspek krusial bagi Putra Sang Fajar FC dalam memastikan kelayakan fasilitas guna memenuhi standar yang ditentukan oleh penyelenggara kompetisi. Keputusan untuk menjadikan Kota Blitar sebagai kandang resmi diharapkan dapat memperkuat hubungan klub dengan masyarakat lokal serta meningkatkan semangat olahraga di daerah ini.