- Persaingan smartphone di 2026 semakin ketat dengan hadirnya teknologi AI.
- Redmi A7 Pro mendominasi pasar dengan penjualan lebih dari 10.000 unit.
- Infinix Hot 70 menawarkan fitur canggih dengan jaminan pembaruan software yang menarik.
JAKARTA – Di pertengahan tahun 2026, persaingan di sektor smartphone semakin sengit dengan kehadiran teknologi Artificial Intelligence (AI) yang menjadi primadona di kalangan penggemar gadget. Berbagai produsen berlomba-lomba menghadirkan ponsel pintar yang tidak hanya unggul dalam spesifikasi, tetapi juga dilengkapi dengan fitur canggih dan performa yang memuaskan. Dalam konteks ini, portal otomotif dan teknologi Denzo Pro merilis daftar delapan ponsel AI terlaris yang berhasil meraih angka penjualan tinggi di berbagai e-commerce.
Di antara semua produk yang diluncurkan, Redmi A7 Pro muncul sebagai favorit konsumen, mencatat penjualan lebih dari 10.000 unit. Ponsel ini dijual dengan harga mulai Rp1,8 jutaan dan hadir dengan berbagai keunggulan seperti sistem operasi Xiaomi HyperOS 3, chipset Unisoc T7250, serta RAM 4 GB. Layarnya yang berukuran 6,9 inci IPS HD Plus dengan refresh rate 120 Hz, serta daya tahan baterai 6.000 mAh, membuatnya sangat menarik bagi pengguna yang membutuhkan ponsel tahan lama. Selain itu, fitur HP AI yang terdapat dalam perangkat ini, termasuk Google Gemini Circle to Search, menambah nilai lebih bagi pengguna yang menginginkan kemudahan dalam pencarian informasi.
Selanjutnya, Samsung Galaxy A Note 7 juga mencuri perhatian pasar dengan lebih dari 5.000 unit terjual. Dengan harga serupa, ponsel ini menawarkan layar PLS LCD Infinity-U berukuran 6,7 inci dan chipset MediaTek Helio G99. Konfigurasi kamera belakang yang terdiri dari sensor 50 MP utama dan lensa depth, ditambah dengan fitur pengisian cepat 25 Watt, menjadikannya pilihan menarik untuk pencinta fotografi mobile.
Infinix Hot 70 juga tidak ketinggalan, meraih sukses dengan penjualan ribuan unit berkat spesifikasi mumpuni yang mencakup chipset MediaTek Helio G100 Ultimate dan RAM 8 GB. Ponsel ini bahkan menawarkan jaminan pembaruan software lima kali dan tiga kali pembaruan sistem operasi, menjadikannya pilihan ideal untuk pengguna yang ingin menjadikan ponselnya tetap up-to-date. Dengan segudang fitur seperti kamera utama 50 MP dan daya tahan baterai 6.000 mAh, harga mulai Rp2,3 jutaan ini menawarkan nilai yang sangat baik bagi masyarakat Blitar yang sedang mencari ponsel berkualitas.
Dengan beragam pilihan ponsel berbasis AI ini, masyarakat Blitar kini memiliki banyak opsi untuk mendapatkan teknologi terkini yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka.