- Persaingan smartphone 4 juta semakin ketat dengan beragam spesifikasi unggulan.
- Poco F6 dan Motorola Edge 60 Fusion merupakan pilihan menonjol dalam segmen ini.
- Pengguna dapat memilih ponsel sesuai kebutuhan dengan kombinasi performa, kamera, dan daya tahan baterai yang baik.
Memasuki paruh kedua tahun 2026, persaingan dalam segmen smartphone harga 4 juta semakin ketat. Berbagai merek terkenal menawarkan produk yang tidak hanya dikhususkan untuk kebutuhan dasar, tetapi juga berbagai spesifikasi mumpuni yang memenuhi tuntutan pengguna modern, terutama bagi masyarakat Blitar. Dalam rentang harga ini, pengguna bisa mendapatkan smartphone dengan layar AMOLED yang mendukung refresh rate sampai 144 Hz, chipset berperforma tinggi, serta kamera yang dilengkapi fitur Optical Image Stabilization (OIS).
Dalam kategori ini, perangkat yang ditawarkan oleh Poco, Motorola, Realme, Infinix, Tecno, Nubia, Vivo, Oppo, dan Samsung menjadi pilihan menarik untuk digunakan sebagai smartphone utama. Menariknya, setiap produk dari merek tersebut memiliki keunikan masing-masing, mampu menawarkan performa yang seimbang antara kamera, tampilan layar, serta daya tahan baterai. Hal ini memungkinkan pengguna untuk memilih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pribadi mereka.
Salah satu yang menonjol adalah Poco F6 yang mengusung layar Flow AMOLED beresolusi 1,5K dengan refresh rate 120 Hz. Kecerahan puncak yang mencapai 2.400 nits menjadikan ponsel ini ideal untuk digunakan di luar ruangan tanpa khawatir akan pantulan yang mengganggu. Didukung oleh chipset Snapdragon 8s Gen 3, RAM LPDDR5X, dan penyimpanan UFS 4.0, Poco F6 tak hanya siap menjalankan aktivitas harian, namun juga apt untuk gaming yang membutuhkan performa berat.
Di sisi lain, Motorola Edge 60 Fusion menarik perhatian dengan desain premium dan layar P-OLED 6,67 inci yang menawarkan quad-curve. Refresh rate 120 Hz pada layar ini menjanjikan pengalaman visual yang sangat memuaskan, terutama untuk menonton film atau bermain game. Kesemua pilihan HP dalam rentang harga 4 juta ini tentu memberikan kebebasan bagi warga Blitar untuk memilih perangkat yang sesuai kebutuhan dan gaya hidup mereka.