- Pihak Damkar Blitar belum menerima bukti resmi terkait keterlibatan anggotanya dalam narkotika.
- Anggota yang terseret isu tersebut membantah keterlibatan dalam jaringan narkotika.
- Damkar Kabupaten Blitar menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian untuk menentukan langkah selanjutnya.
Dalam beberapa waktu terakhir, isu mengenai keterlibatan seorang anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar dalam kasus penyalahgunaan narkotika mengemuka di kalangan masyarakat. Namun, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Nurcholis, menegaskan bahwa tidak ada bukti yang mendukung dugaan tersebut. Hingga saat ini, pihaknya belum menerima surat resmi dari kepolisian dan memastikan bahwa anggotanya tetap menjalankan tugas sehari-hari seperti biasanya.
Nurcholis menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan klarifikasi kepada personel yang tersangkut isu tersebut. Dalam pernyataannya, anggota Damkar tersebut membantah keterlibatannya dalam jaringan narkotika. Ia menjelaskan bahwa namanya disebut dalam konteks komunikasi melalui aplikasi WhatsApp dengan salah satu tersangka yang telah ditangkap oleh pihak kepolisian. Hal ini menimbulkan kesalahpahaman yang berpotensi merugikan reputasi baik anggotanya.
Pihak Damkar Kabupaten Blitar berkomitmen untuk memastikan bahwa semua anggotanya berintegritas dan tidak terlibat dalam aktivitas ilegal. Selama menunggu keterangan resmi dari kepolisian, Nurcholis menyatakan bahwa tidak ada tindakan lanjutan yang akan diambil terhadap personel tersebut. Dia berharap masyarakat dapat menunggu proses hukum dan jangan terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum ada bukti yang jelas.
Sementara itu, anggota yang bersangkutan tetap melaksanakan tugasnya dengan baik di kantor setiap harinya, menunjukkan dedikasi dan profesionalisme dalam melayani masyarakat Blitar. Damkar Kabupaten Blitar berharap situasi ini segera terjawab agar tidak menimbulkan spekulasi lebih lanjut di kalangan masyarakat.