Jumat, 07 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026 Mencapai 5,29% dengan Sektor Industri Pengolahan Sebagai Penopang Utama

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026 Mencapai 5,29% dengan Sektor Industri Pengolahan Sebagai Penopang Utama

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026 Mencapai 5,29% dengan Sektor Industri Pengolahan Sebagai Penopang Utama
Poin Penting:
  • Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% di kuartal II 2026, lebih tinggi dari tahun lalu.
  • Industri pengolahan menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi nasional.
  • Sektor akomodasi dan makanan menunjukkan peningkatan aktivitas masyarakat dan mobilitas ekonomi.

JAKARTA – Dalam laporan terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua tahun 2026 tercatat mencapai 5,29 persen secara tahunan (year on year). Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi domestik masih menunjukkan daya tahan yang kuat di tengah berbagai tantangan yang ada.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Muhammad Edi Mahmud, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional ini didorong oleh kinerja positif di hampir semua sektor usaha. Dalam dua bulan terakhir, terutama selama periode April hingga Juni 2026, sejumlah sektor mencatatkan tingkat pertumbuhan yang mengesankan, menandakan bahwa pemulihan ekonomi semakin memperkuat pondasi perekonomian.

Sektor industri pengolahan tetap menjadi penyumbang terbesar bagi perekonomian Indonesia di triwulan kedua tahun ini. Kinerja sektor ini menunjukkan bahwa aktivitas produksi di tingkat nasional masih berlangsung dengan baik, menjadi tiang penopang utama dalam struktur pertumbuhan ekonomi. Meski sektor pengolahan mendominasi, sektor pengadaan listrik dan gas menjadi yang tertinggi dalam laju pertumbuhannya, disusul oleh sektor akomodasi dan penyediaan makanan dan minuman yang menunjukkan tanda-tanda peningkatan aktivitas masyarakat serta mobilitas ekonomi yang meningkat.

Dengan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku mencapai Rp6.552,1 triliun dan PDB atas dasar harga konstan sebesar Rp3.576,2 triliun, data ini menegaskan bahwa perekonomian Indonesia terus bergerak maju. Bagi masyarakat Blitar, pertumbuhan ini memberikan harapan akan kesempatan kerja yang lebih besar dan peningkatan daya saing lokal, seiring dengan semakin banyaknya aktivitas ekonomi yang terjadi di daerah ini.