- Persija Jakarta melakukan perombakan besar untuk musim 2026/2027 di bawah pelatih Shin Tae-yong.
- Tujuh pemain asing lepas untuk memberi ruang bagi rekrutan baru yang lebih sesuai dengan taktik pelatih.
- Kevin Ray Mendoza dan Aqil Savik menjadi target utama untuk memperkuat skuad di posisi kiper.
Persija Jakarta kini tengah dalam sorotan seiring dengan perubahan signifikan dalam skuad mereka untuk musim 2026/2027. Dibawah arahan pelatih baru Shin Tae-yong, tim yang dikenal dengan julukan Macan Kemayoran ini siap melakukan perombakan besar demi mengoptimalkan performa dalam menghadapi kompetisi yang akan datang. Pelatih asal Korea Selatan ini mendapatkan mandat penuh dari manajemen untuk merancang tim sesuai dengan filosofi permainan yang diinginkannya, sehingga diharapkan mampu mendorong Persija kembali ke jalur prestasi.
Sebagai langkah awal dalam menyusun komposisi skuad baru, manajemen Persija telah melepas tujuh pemain asing yang menjadi bagian dari tim pada musim lalu, termasuk nama-nama seperti Carlos Eduardo dan Bruno Tubarao. Keputusan ini diambil untuk memberikan ruang bagi pemain baru yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan taktik Shin. Dalam pencarian pemain, Persija memfokuskan perhatian baik pada pemain lokal yang berstatus Timnas Indonesia maupun para bintang asing yang sudah berpengalaman di liga-liga top.
Dalam hal pertahanan dan lini tengah, skuad baru diproyeksikan akan menghadirkan daya gedor yang lebih tajam melalui sejumlah rekrutan baru. Meski nama-nama yang beredar di pasar transfer masih dalam tahap spekulasi, ada beberapa pemain yang sudah dipastikan menjadi target. Salah satunya adalah Kevin Ray Mendoza, kiper Timnas Filipina, yang dilirik sebagai pengganti Carlos Eduardo setelah kegagalan merekrut Nadeo Argawinata. Selain itu, mantan kiper Persib Bandung, Aqil Savik, juga dijadwalkan untuk bergabung.
Di lini belakang, Cyrus Margono dipastikan akan tetap berkiprah di Persija karena kontraknya masih berlaku jangka panjang. Sementara itu, status Andritany Ardhiyasa masih menjadi tanda tanya. Kontraknya akan berakhir pada 30 Juni 2026, dan keberlanjutannya di tim belum dipastikan. Dengan langkah-langkah strategis ini, para pencinta Persija di Blitar dan sekitarnya dapat berharap untuk menyaksikan tim kesayangannya tampil lebih kompetitif dan mampu berprestasi di kancah sepak bola tanah air.