Jumat, 19 Juni 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Pentingnya Mengatur Konsumsi Daging untuk Kesehatan Masyarakat Blitar

Pentingnya Mengatur Konsumsi Daging untuk Kesehatan Masyarakat Blitar

Pentingnya Mengatur Konsumsi Daging untuk Kesehatan Masyarakat Blitar
Poin Penting:
  • Pola konsumsi daging harus disesuaikan dengan Angka Kecukupan Gizi harian.
  • Mengonsumsi daging berlebih dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular.
  • Pentingnya cara pengolahan makanan yang sehat untuk mendukung kesehatan.

Dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat Blitar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr. Christine Indrawati, mengingatkan pentingnya memperhatikan pola konsumsi daging. Menurutnya, kebutuhan protein hewani sebaiknya disesuaikan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian. Tidak hanya bergantung pada selera pribadi, jumlah daging yang dikonsumsi harus mempertimbangkan kebutuhan nutrisi tubuh agar dapat berfungsi secara optimal dan mencegah berbagai penyakit.

Contoh yang diberikan dr. Christine adalah, jika kebutuhan energi harian seseorang mencapai 2.100 kalori, maka asupan protein yang diperlukan sekitar 79 gram per hari. Dengan angka tersebut, dua potong daging berukuran sedang sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan protein, mendukung proses regenerasi sel, dan menjaga fungsi tubuh agar tetap sehat.

Namun, dr. Christine mengingatkan bahwa konsumsi daging yang melebihi kebutuhan harian dapat memiliki konsekuensi buruk bagi kesehatan. Penumpukan sisa metabolisme dari protein berlebih bisa memicu penyakit tak menular, seperti meningkatnya kadar kolesterol, asam urat, hingga masalah pencernaan seperti sembelit. Untuk itu, pola makan yang seimbang sangat diperlukan.

Selain dari jumlah konsumsi daging, cara pengolahan makanan juga tidak kalah penting. Masyarakat disarankan untuk membatasi penggunaan minyak goreng, gula, garam, dan santan dalam pengolahan makanan. Jangan lupa juga untuk mengurangi konsumsi jeroan karena kandungan lemak jenuh yang tinggi. Dengan memahami dan menerapkan pola makan yang baik, masyarakat Blitar dapat memperoleh manfaat dari protein hewani tanpa mengorbankan kesehatan jangka panjang. Dinas Kesehatan berharap masyarakat semakin sadar pentingnya pola makan sehat sebagai upaya preventif terhadap penyakit tidak menular.