Minggu, 02 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Mengelola Keuangan Secara Bijak: Strategi 75-10-15 untuk Membantu Warga Blitar Membangun Kekayaan

Mengelola Keuangan Secara Bijak: Strategi 75-10-15 untuk Membantu Warga Blitar Membangun Kekayaan

Mengelola Keuangan Secara Bijak: Strategi 75-10-15 untuk Membantu Warga Blitar Membangun Kekayaan
Poin Penting:
  • Aturan 75-10-15 membantu mengelola keuangan dengan disiplin.
  • Masyarakat Blitar diimbau untuk menyisihkan dana darurat minimal 10 persen.
  • Pentingnya pengendalian pengeluaran untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang.

BLITAR - Mengelola keuangan dengan bijak adalah kunci untuk menjaga kesehatan finansial di tengah berbagai kebutuhan hidup yang kian meningkat. Salah satu metode yang dapat diandalkan adalah aturan 75-10-15. Strategi ini menawarkan cara sederhana yang membagi pendapatan menjadi tiga kategori utama yang mencakup pengeluaran, dana darurat, dan investasi. Dengan menerapkan prinsip ini, masyarakat Blitar diharapkan dapat mengevaluasi dan mengatur pengeluarannya dengan lebih baik.

Penerapan aturan 75-10-15 sangat fleksibel, sehingga dapat dijalankan oleh siapa saja, baik mereka yang memiliki penghasilan terbatas maupun yang berpenghasilan tinggi. Inti dari metode ini adalah pengaturan persentase penggunaan uang secara disiplin. Dalam aturan ini, pengeluaran dibatasi maksimal 75 persen dari total pendapatan, yang mencakup kebutuhan sehari-hari seperti biaya tempat tinggal, makanan, transportasi, serta hiburan. Dengan merampingkan pengeluaran di bawah batas tersebut, individu bisa memiliki lebih banyak dana untuk ditabung atau diinvestasikan, sehingga kondisi keuangan menjadi lebih stabil.

Selanjutnya, langkah kedua dalam aturan ini mendorong Anda untuk menyisihkan minimal 10 persen dari penghasilan untuk dana darurat, juga dikenal sebagai cushion fund. Ini sangat penting untuk menghadapi situasi tak terduga yang bisa mempengaruhi keadaan finansial seseorang. Dengan memiliki dana darurat yang memadai, masyarakat tidak perlu khawatir ketika tiba-tiba mengalami pengeluaran mendesak.

Membangun kebiasaan finansial yang sehat dengan mengikuti aturan ini adalah langkah selanjutnya yang tidak kalah penting. Selain mengendalikan pengeluaran, masyarakat juga diharapkan untuk lebih selektif dalam belanja. Ini berarti sebelum membeli barang, penting untuk mempertimbangkan nilai manfaat yang akan diperoleh. Fokus pada pengendalian pengeluaran besar akan jauh lebih efektif dibandingkan dengan berhemat pada item kecil yang tetap dibutuhkan. Dengan pendekatan ini, tujuan keuangan jangka panjang warga Blitar bisa lebih mudah dicapai.