- Pemkot Blitar menanggung biaya pengobatan dan perbaikan motor korban insiden pohon tumbang.
- Wali Kota Blitar meminta maaf atas kejadian dan berkomitmen untuk mencegah insiden serupa.
- Korban mengalami luka di paha dan kini dalam perawatan yang baik di rumah sakit.
Kota Blitar menghadapi insiden tragis ketika seorang pengendara sepeda motor, Imam Mustafa (37), menjadi korban dahan besar dari pohon beringin yang tumbang. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026, di utara Alun-Alun Kota Blitar, yang menjadi tempat berlalu-lalangnya warga setempat. Kecelakaan ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, yang segera mengambil langkah tanggap.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyatakan bahwa Pemkot akan menanggung seluruh biaya pengobatan Imam Mustafa serta biaya perbaikan motor yang rusak akibat insiden tersebut. "Ini adalah bentuk tanggung jawab kami terhadap masyarakat, dan kami juga meminta maaf atas insiden yang terjadi," ujarnya. Pemkot Blitar tidak hanya menyelesaikan masalah ini secara finansial, tetapi juga berkomitmen untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang dengan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang kondisinya sudah tidak baik.
Agus Suherli, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar, menambahkan bahwa Imam saat ini mendapatkan perawatan medis di rumah sakit dan kondisinya menunjukkan perbaikan. Diketahui bahwa beliau mengalami luka di bagian paha. Menurut hasil asesmen di lokasi kejadian, dahan pohon beringin yang patah sepanjang 10 meter itu diduga disebabkan oleh kondisi batang yang sudah lapuk.
Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan pemerintah untuk lebih memperhatikan keselamatan di ruang publik, terutama yang berkaitan dengan keberadaan pohon-pohon besar di pinggir jalan. Dengan upaya perbaikan dan pemangkasan, diharapkan kejadian serupa tidak akan terulang di masa depan. Keselamatan masyarakat harus selalu menjadi prioritas, dan keterlibatan Pemkot dalam menangani insiden ini patut mendapat apresiasi dari warga Blitar.