- Piala Dunia FIFA dimulai pada tahun 1930 di Uruguay, yang menjadi tuan rumah pertama.
- Italia menjadi negara pertama yang berhasil mempertahankan gelar juara pada Piala Dunia 1934 dan 1938.
- Turnamen sempat terhenti selama Perang Dunia II, lalu kembali pada tahun 1950 di Brasil.
Sejarah Piala Dunia FIFA adalah narasi epik yang membentang jauh di dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola, yang menjadi ajang bergengsi empat tahunan. Ide untuk menyelenggarakan turnamen ini berawal dari kesuksesan cabang sepak bola pada Olimpiade. Jules Rimet, yang kala itu menjabat sebagai Presiden FIFA, mengusulkan agar diadakan turnamen khusus yang terpisah. Dalam Kongres FIFA yang diadakan di Amsterdam pada 28 Mei 1928, gagasan ini disetujui dan lahirlah Piala Dunia yang pertama di Uruguay pada tahun 1930, diikuti oleh kehadiran 13 negara dan hampir 590 ribu penonton yang menyaksikan peristiwa bersejarah ini. Uruguay keluar sebagai juara setelah mengalahkan Argentina di partai final.
Edisi perdana yang sukses ini mendorong FIFA untuk menjadwalkan Piala Dunia setiap empat tahun sekali, dan Italia menjadi tuan rumah selanjutnya pada tahun 1934, menghasilkan juara baru dengan menaklukkan Cekoslowakia 2-1. Dalam Piala Dunia 1938, Prancis menjadi penyelenggara, dan turnamen ini juga mencatatkan sejarah penting bagi Indonesia, yang pada waktu itu dikenal sebagai Hindia Belanda, sebagai wakil Asia pertama yang tampil di kompetisi ini. Italia kembali meneguhkan posisi mereka sebagai raja sepak bola dunia dengan merebut gelar kedua setelah menang atas Hungaria.
Namun, gelaran Piala Dunia harus terhenti akibat Perang Dunia II, yang memaksa pembatalan turnamen pada tahun 1942 dan 1946. Piala Dunia muncul kembali di Brasil pada tahun 1950, menyajikan satu dari kejutan terbesar dalam sejarahnya ketika tuan rumah Brasil harus menyerah pada Uruguay dengan skor 1-2, memberi Uruguay gelar dunia kedua mereka. Empat tahun kemudian, Jerman Barat berhasil merebut trofi setelah menundukkan Hungaria dalam final Piala Dunia 1954, meskipun kemenangan ini diselimuti kontroversi terkait dugaan doping yang kala itu mengemuka.