Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Wisata & Kuliner Menjelajahi Keindahan Perkebunan Teh Sirah Kencong di Ketinggian 1.075 Mdpl, Blitar

Menjelajahi Keindahan Perkebunan Teh Sirah Kencong di Ketinggian 1.075 Mdpl, Blitar

Menjelajahi Keindahan Perkebunan Teh Sirah Kencong di Ketinggian 1.075 Mdpl, Blitar
Poin Penting:
  • Perkebunan Teh Sirah Kencong terletak di ketinggian 1.075 Mdpl di lereng Gunung Kawi.
  • Jalan menuju perkebunan kini lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, meskipun masih ada bagian yang membutuhkan perbaikan.
  • Perjalanan menuju perkebunan menawarkan pemandangan indah dari pedesaan hingga hutan yang asri.

WLINGI - Perkebunan Teh Sirah Kencong merupakan salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Blitar yang menawarkan pengalaman berbeda bagi para pengunjung. Terletak di area lereng Gunung Kawi dengan elevasi sekitar 1.075 meter di atas permukaan laut, kawasan perkebunan ini menyuguhkan panorama indah dengan hamparan tanaman teh yang memukau, di tengah udara yang sejuk dan segar. Rute menuju lokasi ini memberikan perjalanan yang mengesankan, melepaskan pengunjung dari hiruk-pikuk kota, dan memberi kesempatan untuk menikmati keindahan alam pedesaan serta hutan yang asri.

Perjalanan ke Perkebunan Teh Sirah Kencong dimulai dari pertigaan Desa Meru, Kecamatan Wlingi, dan menempuh jarak sekitar 20 kilometer. Dalam video yang telah dibagikan, jelas terlihat bahwa perjalanan ini memakan waktu kurang lebih satu jam. Rute tersebut membawa pengunjung melewati beberapa desa yang cantik seperti Tembalang, Ngadirenggo, dan Tegalasri. Setiap wilayah menawarkan pemandangan yang terus berubah, mulai dari permukiman penduduk, hamparan sawah, perbukitan, hingga perkebunan yang memesona, memberikan pengalaman visual yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung.

Seiring perjalanan, kondisi jalan menuju perkebunan pun menunjukkan kemajuan yang signifikan dibandingkan 10 hingga 15 tahun lalu. Di awal 2000-an, jalur ini sebagian besar masih berupa makadam atau jalan tanah, dengan banyak bagian yang rusak sehingga perjalanan terasa lebih lama. Saat ini, banyak ruas jalan telah menggunakan cor dan aspal, meskipun lebar jalan masih sempit di beberapa titik dan terdapat pula ruas yang perlu diperbaiki. Namun, meski terdapat beberapa tikungan, tanjakan, dan turunan, kondisi jalur saat ini memang memungkinkan perjalanan yang lebih nyaman asalkan pengendara dapat menyesuaikan diri dengan kondisi jalan.

Ketika semakin jauh dari kawasan permukiman, suasana yang ditawarkan pun semakin tenang. Daerah sekitar jalur dipenuhi pohon damar, dan akhirnya, panorama perkebunan teh mulai mendominasi pemandangan. Hal ini tidak hanya memberikan keindahan visual, tetapi juga menambah kekayaan budaya lokal yang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Blitar. Perkebunan Teh Sirah Kencong bukan hanya sekadar tujuan wisata, tetapi juga mencerminkan potensi agraris dan keindahan alam yang patut dilestarikan.