Kamis, 23 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Mengintip Kehebatan Koi Champion: Kunjungan Irfan Hakim ke Samurai Koi Center

Mengintip Kehebatan Koi Champion: Kunjungan Irfan Hakim ke Samurai Koi Center

Mengintip Kehebatan Koi Champion: Kunjungan Irfan Hakim ke Samurai Koi Center
Poin Penting:
  • Pak Kiki Sutarki, yang awalnya pebisnis furnitur, kini menjadi dealer koi terkemuka di Indonesia.
  • Samurai Koi Center memiliki koleksi koi berkualitas tinggi yang telah memenangkan banyak gelar juara.
  • Manajemen pemeliharaan dan kesehatan ikan di Samurai Koi Center dijaga dengan standar tinggi.

CIMAHI - Dalam rangka memperkenalkan dunia ikan hias yang semakin menggeliat, Pak Kiki Sutarki, pemilik Samurai Koi Center, baru-baru ini menerima kunjungan presenter ternama Irfan Hakim dan Hartono di galeri budidaya koi yang terletak di Cihanjuang, Cimahi, Jawa Barat. Kunjungan ini menjadi momen berharga untuk memberikan wawasan tentang koleksi koi champion yang telah meraih berbagai gelar, termasuk Grand Champion di berbagai kompetisi nasional dan internasional. Pak Kiki, yang memulai kariernya sebagai pebisnis furnitur, kini telah menjelma menjadi dealer koi terkemuka di Indonesia, membuktikan bahwa dengan dedikasi dan gairah, transformasi yang signifikan sangat mungkin terjadi.

Perjalanan Pak Kiki di dunia koi mengawali dari hobi yang dikelola di sela bisnis furniturnya, hingga ia memutuskan untuk menekuni bidang ini secara profesional. Kini, ia menjadi dealer resmi untuk farm koi Jepang legendaris seperti Sakai Fish Farm dan Momotaro Koi Farm. Prestasinya yang gemilang tampak dari performa koleksinya yang secara dominan menguasai ajang kompetisi koi di tanah air dalam kurun waktu satu tahun. Di fasilitas keduanya, Pak Kiki memelihara sejumlah besar koi berkualitas tinggi yang siap berlaga di kontes, dengan spesimen berukuran dari 70 sentimeter hingga mencapai 1 meter.

Dalam praktik pemeliharaan koi, Pak Kiki menerapkan manajemen yang sangat disiplin, termasuk pengaturan pakan dan suhu air yang ideal di berkisar 22 hingga 23 derajat Celsius. Proses pematangan warna kulit koi menjadi salah satu fokus utama dalam persiapan menjelang kompetisi. Ia juga memisahkan kolam jantan dan betina untuk mencegah perkawinan alami yang tidak direncanakan, sehingga semua nutrisi dari pakan terfokus pada pengembangan otot dan kesehatan tubuh koi. Dengan cara ini, koi betina tetap dalam kondisi yang proporsional dan optimal.

Kualitas air kolam di Samurai Koi Center juga dijaga dengan sangat baik menggunakan sistem filtrasi yang canggih. Untuk menghindari kontaminasi, atap peneduh khusus menjamin air hujan pertama dihindari, mengingat bahaya polutan dalam air tersebut. Ruang kolam juga dirancang agar pencahayaan sinar matahari masuk untuk meningkatkan pigmen warna koi. Untuk memastikan kesehatan koi, Pak Kiki menggandeng drh. Handy, seorang dokter hewan spesialis koi, yang secara rutin memeriksa dan merawat koleksi koi dari kemungkinan penyakit. Semua langkah ini menunjukkan komitmen Pak Kiki dalam menjaga kualitas dan kesehatan koi-koinya yang siap berkompetisi, serta memberikan inspirasi bagi pencinta ikan hias di masyarakat Blitar.