- Film menggambarkan misi mutan untuk mengubah masa depan yang dipenuhi kehancuran.
- Sentinel menjadi ancaman utama dengan kemampuan adaptasi yang canggung.
- Peran Mystique dan keputusan sulit dalam mengubah sejarah menjadi inti cerita.
Film 'X-Men: Days of Future Past' yang dirilis pada tahun 2014 membawa penonton ke dalam dimensi perjalanan waktu yang penuh ketegangan, di mana nasib mutan dan manusia terjalin dalam suatu misi berani yang bertujuan untuk mengubah masa depan yang kelam. Dalam karyanya yang disutradarai oleh Bryan Singer, penonton diperkenalkan pada ancaman paling mengerikan, yaitu Sentinel, robot canggih yang dirancang untuk memburu dan mengeliminasi mutan. Kemampuan Sentinel untuk beradaptasi dengan kekuatan para mutan menjadikan mereka dalam keadaan terdesak dalam mempertahankan hidup.
Cerita dimulai di suatu dunia yang sudah berada di ambang kehancuran. Para mutan, bersama dengan manusia yang setia membantu mereka, diburu tanpa henti oleh Sentinel. Dengan kemampuan mempelajari kekuatan lawannya, robot ini menjadi ancaman yang sukar dihadapi para mutan, menciptakan suasana mencekam di seluruh penjuru dunia.
Di tengah ketegangan, Kitty Pryde, salah satu anggota X-Men, menggunakan kemampuannya yang unik untuk mengirim kesadaran Bishop ke masa lalu. Langkah berani ini memberikan peluang bagi Bishop untuk mendeteksi serangan Sentinel sebelum terjadi, sehingga memberikan waktu bagi mereka untuk bersiap dan menyelamatkan diri. Penemuan ini membuka jalan bagi Profesor Charles Xavier yang menyadari bahwa mereka harus mengatasi akar masalah dari program Sentinel, yang dimulai dari penelitian Dr. Bolivar Trask di tahun 1973, saat Trask menggunakan DNA mutan untuk menciptakan alat pemusnah.
Keberadaan Mystique dalam alur cerita semakin menambah kompleksitas. Setelah mengetahui bahwa banyak mutan telah menjadi korban eksperimen Trask, Mystique mengambil langkah untuk memburu Trask. Hal ini mmebuahkan strategi bagi Charles, yang merasa bahwa satu-satunya cara untuk menyelamatkan masa depan adalah mencegah Mystique membunuh Trask. Namun, Charles yang masih muda tidak memiliki kekuatan menitipkan kesadaran ke masa lalu. Dalam keadaan ini, Wolverine menawarkan diri untuk menjalani misi berbahaya tersebut, berbekal kemampuan regenerasinya yang unik.