- Bonsai serut dapat ditumbuhkan dari batang bekas potongan pohon.
- Proses persiapan sebelum penanaman meliputi perapihan luka dan perendaman batang.
- Tunas baru biasanya mulai tumbuh 11-12 hari setelah penanaman sesuai media yang digunakan.
Di era inovasi pertanian dan berkebun, bonsai serut menjadi salah satu alternatif menarik yang bisa dicoba oleh masyarakat Blitar, terutama bagi para pencinta tanaman hias. Menariknya, bonsai ini dapat diregenerasi menggunakan batang bekas potongan pohon yang sebelumnya hendak dibuang. Proses penanaman dimulai dengan mempersiapkan batang serut yang telah dipotong, dengan teknik perawatan yang cukup teliti agar tunas baru dapat tumbuh dengan optimal.
Sebelum ditanam, tahap pertama yang harus dilakukan adalah merapikan luka pada batang. Proses ini sangat penting untuk mencegah kerusakan yang bisa menyebabkan pembusukan. Setelah itu, batang direndam menggunakan air bersih selama sekitar lima hari. Tujuan dari perendaman ini adalah untuk membuka pori-pori pada bagian bawah batang, yang akan membantu dalam proses penyerapan air saat ditanam nantinya.
Setelah perendaman selesai, batang kemudian ditanam menggunakan media yang tepat, yakni campuran tanah hutan atau tanah gunung dengan tekstur gembur. Warna tanah tidak menjadi masalah, baik itu hitam maupun merah, asalkan memiliki karakteristik yang gembur dan mampu menyokong pertumbuhan tunas baru. Dalam waktu 11 hingga 12 hari setelah penanaman, tunas-tunas baru sudah dapat terlihat, memberi harapan baru bagi para penghobi tanaman di Blitar.
Praktek ini tentunya tidak hanya memberikan peluang untuk penghobi tanaman hias, tetapi juga bisa menjadi isu lingkungan yang menarik perhatian. Dengan memanfaatkan batang pohon yang terbuang, masyarakat dapat berkontribusi dalam pengurangan limbah dan pelestarian lingkungan sambil menambah keindahan rumah mereka.