Kamis, 23 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Lelang Azukari Purwo Koi ke-3: 50 Ekor Koi Berkualitas Siap Memukau Penggemar di Blitar

Lelang Azukari Purwo Koi ke-3: 50 Ekor Koi Berkualitas Siap Memukau Penggemar di Blitar

Lelang Azukari Purwo Koi ke-3: 50 Ekor Koi Berkualitas Siap Memukau Penggemar di Blitar
Poin Penting:
  • 50 ekor koi terbaik siap tampil di lelang Azukari Purwo Koi ke-3 pada 8 Februari 2026.
  • Varietas Kohaku mendominasi dengan 35 ekor di antara 50 kriteria terpilih.
  • Pakan berformula Mega Jumbo diterapkan untuk meningkatkan kualitas fisik dan visual ikan.

JAKARTA - Menjelang perhelatan lelang ikan koi Azukari ke-3, pembudidaya lokal Pak Purwo menggelar tahapan krusial dalam proses pemanenan dan penyortiran. Dari sekitar 80 hingga 90 ekor koi yang dipanen, hanya 50 ekor terbaik yang berhasil lolos seleksi ketat. Lelang yang ditunggu-tunggu oleh penghobi koi di seluruh Indonesia ini dijadwalkan berlangsung pada 8 Februari 2026 mendatang, dan diharapkan akan menjadi ajang yang meriah bagi pecinta koi, khususnya di wilayah Blitar.

Pada edisi ketiga ini, Pak Purwo memamerkan tiga varietas unggulan, yaitu Kohaku, Sanke, dan Tanco. Melalui proses penyortiran yang cermat, hanya ikan dengan struktur tubuh proporsional dan kualitas tinggi yang akan diikutsertakan dalam lelang. Dengan fokus untuk memuaskan para peserta yang mengincar koi premium, total 50 ekor koi dari varietas Kohaku mendominasi, diikuti oleh varietas Tanco dan Sanke yang juga memiliki potensi pertumbuhan yang menjanjikan. Ukuran rata-rata ikan koi ini berkisar antara 40 hingga 45 sentimeter, dengan beberapa bahkan mendekati 50 sentimeter.

Dalam upaya meningkatkan kualitas ikan, Pak Purwo melakukan eksperimen dengan memberikan pakan berformula Mega Jumbo yang kaya protein. Eksperimen ini terbukti sukses berkat perkembangan yang signifikan terlihat pada struktur tubuh dan warna ikan, menghasilkan koi dengan lekukan tubuh yang padat dan warna merah yang intens. Namun demikian, Pak Purwo juga mencatat bahwa penggunaan pakan ini dapat mempengaruhi warna dasar putih dari koi, yang perlu diatur agar tetap kontras dan cerah sebelum lelang berlangsung.

Seleksi ketat yang dilakukan oleh Pak Purwo dan tim ahli menegaskan komitmen terhadap kualitas tinggi. Dari total 90 ekor awal, hampir setengahnya harus dieliminasi karena tidak memenuhi kriteria pertumbuhan jangka panjang yang diinginkan. Pak Purwo menekankan pentingnya analisis kerangka tulang yang tepat, yang sering kali diabaikan oleh penghobi awam, untuk memastikan ikan koi mencapai ukuran jumbo yang diharapkan. Keputusan pahit harus diambil, termasuk menggugurkan ikan dengan pola warna indah yang tidak menunjukkan pertumbuhan yang baik, demi menjaga integritas dan reputasi peternakan Purwo Koi di tengah komunitas pecinta koi.