- Brian Uriarte didiskualifikasi dari GP Katalunya karena penggunaan oli, tetapi tetap berada di urutan kedelapan dengan 54 poin.
- Maximo Quilles memimpin klasemen dengan 145 poin, diikuti oleh Alvaro Carpe dan Adrian Fernandez.
- Feda Eka Pratama menjadikannya satu-satunya pembalap Indonesia di posisi keempat dengan 67 poin.
Dalam perkembangan terbaru klasemen Moto3, posisi Brian Uriarte mengalami perubahan signifikan setelah diskualifikasi yang diterimanya di GP Katalunya akibat penggunaan oli yang tidak sesuai regulasi. Meskipun demikian, ia tetap berada di urutan kedelapan dengan koleksi 54 poin, menjadikannya sebagai salah satu pembalap yang diperhatikan, terutama bagi masyarakat Blitar yang mengikuti perkembangan balap motor dunia. Perubahan ini membuatnya harus bersaing lebih ketat dengan pembalap lainnya yang juga mengumpulkan poin di papan tengah.
Maximo Quilles saat ini memimpin klasemen dengan raihan 145 poin, diikuti oleh Alvaro Carpe di posisi kedua dengan 93 poin dan Adrian Fernandez di tempat ketiga dengan 90 poin. Persaingan di puncak klasemen semakin memanas, khususnya antara Carpe dan Fernandez yang terus berupaya untuk mengejar ketertinggalan dari Quilles. Sementara itu, Feda Eka Pratama, yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di klasemen, tampil menonjol di posisi keempat dengan 67 poin, mengukuhkan prestasinya di tingkat dunia dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Blitar.
Di urutan kelima, Marco Morelli dengan 62 poin dan Valentin Peron di posisi keenam dengan 57 poin menambah ketegangan dalam persaingan di papan tengah, di mana setiap poin yang diperoleh sangat berharga. Di bawah mereka, David Almansa menempati urutan ketujuh dengan 54 poin, sama dengan Uriarte pada poin tetapi tertinggal dalam penilaian klasemen.
Pertarungan di bawah papan tengah juga tak kalah menarik, dengan Guido Pini dan David Munoz berada di posisi kesembilan dan kesepuluh masing-masing dengan 47 poin. Perkembangan ini menunjukkan adanya peluang bagi pembalap lain untuk melangkah naik ataupun turun dalam klasemen, menciptakan dinamika yang selalu menarik untuk disaksikan di setiap balapan yang berlangsung. Secara keseluruhan, klasemen Moto3 saat ini memperlihatkan persaingan yang ketat, di mana setiap balapan dapat mempengaruhi posisi dan prestasi para pembalap.