Selasa, 04 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Wisata & Kuliner Kembalinya Retribusi Wisata Ngreco: Akses Bendungan Lahor Dibuka untuk Mobil

Kembalinya Retribusi Wisata Ngreco: Akses Bendungan Lahor Dibuka untuk Mobil

Kembalinya Retribusi Wisata Ngreco: Akses Bendungan Lahor Dibuka untuk Mobil
Poin Penting:
  • Akses Bendungan Lahor dibuka kembali untuk kendaraan roda empat.
  • Disbudpar Kabupaten Blitar bersiap untuk menerapkan kembali retribusi wisata Ngreco.
  • Dialog antara masyarakat dan PJT I menghasilkan kesepakatan untuk tidak menutup akses secara total.

Kabar baik bagi masyarakat dan pengunjung kawasan Wisata Ngreco di Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kabupaten Blitar telah mempersiapkan rencana untuk memberlakukan kembali retribusi wisata di lokasi tersebut setelah akses menuju Bendungan Lahor dikembalikan untuk kendaraan roda empat. Hal ini merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi pariwisata lokal, mengingat sebelumnya akses bagi kendaraan ini sempat direncanakan untuk ditutup oleh Perum Jasa Tirta (PJT) I.

Penutupan akses yang direncanakan sejak 1 Agustus lalu mendapatkan respons penolakan dari warga yang berada di sekitar bendungan, baik dari Kabupaten Blitar maupun Kabupaten Malang. Aksi protes warga pada hari tersebut menunjukkan kepedulian dan harapan untuk tetap menjaga aksesibilitas ke objek wisata ini, yang juga berdampak pada perekonomian lokal. Setelah dialog yang melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan masyarakat dan forum koordinasi pimpinan daerah, disepakati bahwa akses Bendungan Lahor tidak akan ditutup sepenuhnya, walaupun ada batasan operasional untuk kendaraan roda empat antara pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB.

Keputusan ini membawa angin segar bagi Disbudpar Kabupaten Blitar karena dengan dibukanya akses, pihaknya dapat melanjutkan rencana pengelolaan retribusi wisata di Wisata Ngreco. Kepala Disbudpar, Eko Susanto, menyatakan bahwa penyesuaian rencana pemberlakuan kembali retribusi akan disesuaikan dengan kebijakan terbaru mengenai akses bendungan, sehingga masyarakat dapat menikmati keindahan alam Ngreco sambil memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Kita berharap, dengan kembali berfungsinya retribusi wisata ini, tidak hanya pariwisata yang semakin berkembang, tetapi juga akan memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat Blitar secara keseluruhan.