- Kecelakaan truk sound karnaval terjadi di Maliran tanpa ada korban jiwa.
- Kerugian dari insiden ini diperkirakan mencapai Rp 5 juta.
- Kurangnya konsentrasi pengemudi adalah faktor utama kecelakaan.
Dalam sebuah insiden yang terjadi pada Senin (31/8) dini hari, sebuah truk pengangkut perangkat sound system mengalami kecelakaan tunggal di Desa Maliran, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Kendaraan tersebut mendapati dirinya kehilangan kendali dan kemudian menghantam tembok pagar sebuah sekolah, menciptakan situasi yang cukup mengkhawatirkan bagi warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut. Beruntung, meski terjadi benturan yang cukup keras, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dari peristiwa ini. Sang pengemudi truk berhasil selamat meskipun mengalami kerusakan pada bagian depan kendaraan.
Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Riena Kusmarlandi Putri, menjelaskan bahwa kendaraan yang melaju dengan kecepatan normal ini mengalami kecelakaan akibat kurangnya konsentrasi dari pengemudinya. Kronologi kecelakaan dimulai ketika truk tersebut melintasi jalan di Dusun Banaran, Desa Maliran. Di tengah perjalanan, pengemudi kehilangan fokus, yang berdampak pada kestabilan laju kendaraan dan menyebabkan truk oleng sebelum akhirnya menghantam tembok pagar sekolah.
Benturan yang terjadi tidak hanya merusak bagian depan truk, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada tembok pagar sekolah yang ditabrak. Menurut AKP Riena, kondisi muatan berat berupa perangkat sound dan genset juga menambah kompleksitas dalam mengendalikan truk. Ia mengingatkan pentingnya konsentrasi dan kewaspadaan bagi pengemudi, terutama saat mengemudikan kendaraan dengan muatan berat.
Setelah kecelakaan, warga sekitar segera memberikan bantuan dalam proses evakuasi kendaraan dan penanganan lokasi kejadian. Meski merugikan, dengan estimasi kerugian mencapai Rp 5 juta, masyarakat merasa lega karena tidak ada yang terluka dalam insiden ini. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pengemudi untuk selalu menjaga konsentrasi demi keselamatan di jalan.