- Truk Mitsubishi milik Sujiat terbakar di perkebunan tebu Wonotirto pada Sabtu siang.
- Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik ketika mesin truk dalam keadaan mati.
- Kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp 130 juta.
Sebuah insiden kebakaran truk terjadi di area perkebunan tebu Perhutani, Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar pada Sabtu (5/9) siang. Truk Mitsubishi milik Sujiat, seorang warga berusia 46 tahun, terbakar saat ditinggalkan di lokasi parkir. Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB, dan diduga disebabkan oleh korsleting listrik atau percikan api yang muncul dari kendaraan.
Sujiat yang melakukan aktivitas pengangkutan tebu sejak pagi benar-benar mengalami kesedihan mendalam akibat peristiwa ini. Setelah melakukan pemindahan muatan tebu sejauh dua kilometer sekitar pukul 12.30 WIB, ia memarkir kendaraannya di perkebunan sebelum pulang sejenak ke rumah untuk mandi. Hanya meninggalkan truk dalam kondisi mesin mati, dan kunci kontak tetap pada tempatnya, Sujiat tidak menyangka bahwa hal nahas akan menimpa dirinya.
Sesaat setelah ia meninggalkan lokasi, kabar menyedihkan sampai ke telinganya ketika seorang pekerja bernama I menginformasikan bahwa truknya telah terbakar. Sujiat dengan cepat kembali ke lokasi, namun saat ia tiba di Petak 101 A, api sudah membesar dengan cepat, melahap kabin serta bodi truk beserta muatan tebunya.
Upaya pemadaman dilakukan secara swadaya oleh Sujiat, pekerja, dan masyarakat sekitar yang berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Meskipun usaha tersebut dilakukan secara bersama-sama, kerugian ditaksir mencapai Rp 130 juta. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian dalam meninggalkan kendaraan, terutama di lokasi terbuka yang berpotensi memiliki risiko kebakaran.