Rabu, 05 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Kebakaran Kapal di Sumenep: Kesaksian Penumpang Menguak Momen Mengerikan dan Kepanikan di Atas Laut

Kebakaran Kapal di Sumenep: Kesaksian Penumpang Menguak Momen Mengerikan dan Kepanikan di Atas Laut

Kebakaran Kapal di Sumenep: Kesaksian Penumpang Menguak Momen Mengerikan dan Kepanikan di Atas Laut
Poin Penting:
  • Kebakaran kapal terjadi akibat dua mobil yang terbakar di dek kendaraan.
  • Respon panik penumpang dan awak kapal dalam menghadapi situasi darurat.
  • Kejadian berlangsung cepat, dalam waktu kurang dari 30 menit area tengah kapal harus dievakuasi.

SUMENEP – Sebuah insiden kebakaran yang mengguncang penumpang kapal yang berlayar di perairan Sumenep baru-baru ini menarik perhatian banyak pihak. Dalam salah satu kesaksian, seorang penumpang menceritakan bagaimana api pertama kali terdeteksi di dek kendaraan setelah dua mobil terbakar, memicu respon cepat dan kepanikan di kalangan para penumpang yang saat itu tengah beristirahat

Peristiwa tersebut terjadi dengan sangat cepat; tidak kurang dari 30 menit setelah munculnya api, seluruh penumpang diarahkan untuk meninggalkan area tengah kapal guna menjauh dari kobaran api yang semakin membesar. Seorang penumpang yang berada di lokasi mengungkapkan, bahwa informasi tentang kebakaran pertama kali disampaikan oleh seseorang yang naik ke dek penumpang. "Dia memberi tahu bahwa ada kebakaran di bagian bawah kapal," ujarnya.

Setelah dilakukan pengecekan, terungkaplah bahwa dua mobil di dek kendaraan telah dilalap si jago merah. Penumpang tersebut melanjutkan ceritanya, "Ketika kami memasuki area tersebut, api telah menyala di kedua mobil itu, dan situasi dengan cepat berubah menjadi panik."

Sementara itu, awak kapal juga berjuang untuk merespons keadaan darurat ini. Rasa cemas dan khawatir melanda para penumpang begitu mengetahui betapa cepatnya api menyebar. "Karena api cepat, Pak. Agar awak kapal dapat melakukan pengamanan, waktu yang mereka miliki sangat terbatas," imbuh salah seorang penumpang. Insiden ini tentunya menyisakan kesedihan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama bagi mereka yang menggunakan moda transportasi laut dalam aktivitas sehari-hari.