Senin, 03 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Hong Kong dan Taiwan: Destinasi Utama Pekerja Migran Kota Blitar di 2023

Hong Kong dan Taiwan: Destinasi Utama Pekerja Migran Kota Blitar di 2023

Hong Kong dan Taiwan: Destinasi Utama Pekerja Migran Kota Blitar di 2023
Poin Penting:
  • Hong Kong dan Taiwan menjadi tujuan utama PMI dengan 121 orang berangkat ke dua negara tersebut.
  • Sebanyak 124 orang bekerja di sektor informal sedangkan 31 orang di sektor formal.
  • Tingkat keamanan dan gaji yang lebih tinggi menjadi alasan utama pemilihan kedua negara tersebut.

Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Blitar terus menunjukkan tren yang konsisten dalam pemilihan negara tujuan kerja di tahun ini. Berdasarkan laporan dari Andri Susiono, Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkop UM Naker) Kota Blitar, Hong Kong dan Taiwan kembali menjadi pilihan utama bagi para pekerja migran. Dari total 155 keberangkatan PMI asal Kota Blitar, sebanyak 124 di antaranya memilih untuk berkarir di sektor informal, sementara 31 lainnya berpartisipasi dalam sektor formal.

Rinciannya menunjukkan bahwa 50 orang berangkat menuju Hong Kong dan 71 orang lagi menuju Taiwan. Meskipun negara-negara seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei juga diminati, namun jumlah keberangkatan ke negara-negara tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dengan Hong Kong dan Taiwan. Ketertarikan para PMI untuk bekerja di kedua negara ini tidak lepas dari reputasinya sebagai tempat yang lebih aman, di mana angka kekerasan terhadap PMI tercatat lebih rendah dibandingkan negara lain.

Selain tingkat keamanan, faktor gaji juga menjadi pertimbangan penting. Di Hong Kong dan Taiwan, para pekerja migran umumnya mendapatkan imbalan finansial yang lebih tinggi, yang tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Kota Blitar yang ingin meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. Namun, Andri Susiono mengingatkan agar para calon PMI tetap mematuhi prosedur keberangkatan yang resmi, termasuk melengkapi diri dengan keterampilan yang memadai. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya korban kekerasan dan memastikan keberhasilan dalam berkarir di luar negeri.

Secara keseluruhan, sepanjang tahun 2026 dan khususnya dari Januari hingga Juli, sebanyak 155 orang dari Kota Blitar telah berhasil berangkat secara prosedural ke luar negeri, kebanyakan bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT). Dukungan terhadap PMI dalam mengakses informasi dan pelatihan yang memadai tentunya sangat diperlukan agar mereka dapat bekerja dengan aman dan produktif di negara tujuan masing-masing.