- Honda Life 360 cc milik Roni berhasil tampil menonjol di IMX Prambanan dengan sentuhan JDM.
- Modifikasi pada mobil ini meliputi perubahan grill, pelek, serta kaki-kaki untuk meningkatkan performa.
- Aksesori khas JDM dan sunroof elektrik memberikan daya tarik tambahan pada mobil klasik ini.
SLEMAN - Di ajang Indonesia Modifikasi Expo (IMX) Prambanan, Honda Life 360 cc yang dimiliki oleh Roni berhasil mencuri perhatian banyak pengunjung. Meskipun berasal dari era 1970-an, mobil kecil ini diperbarui dengan gaya Japanese Domestic Market (JDM) yang sangat menarik. Kombinasi pelek SSR MK2 dan sunroof ragtop elektrik dari Webasto menjadikan mobil ini tampil lebih modern namun tetap mempertahankan pesona klasiknya.
Meskipun Honda Life milik Roni pada dasarnya masih menggunakan mesin standar, beberapa bagian telah melalui modifikasi yang signifikan untuk meningkatkan performa dan penampilannya. Salah satu inovasi utama adalah penggunaan grill Honda Jepang Sport yang dikomplementasi dengan oil cooler, yang berfungsi untuk meningkatkan efisiensi pendinginan mesin. Modifikasi ini tidak hanya membuat kendaraan tampil lebih menarik, tetapi juga berfungsi meningkatkan performa.
Dari segi eksterior, Honda Life ini dilengkapi dengan tambahan molding dan overfender yang membuatnya terlihat lebih berani. Selain itu, spionnya juga telah diganti dengan model yang lebih besar, memberikan kesan sporty yang kuat. Bagian kaki-kaki pun telah dimodifikasi, di mana tromol aslinya diganti dengan cakram di bagian depan, meskipun bagian belakang masih mempertahankan komponen standar untuk menjaga keseimbangan.
Sentuhan retro yang ditawarkan mobil ini dikemas dengan pelek SSR MK2 yang khusus dipilih Roni, karena desainnya sangat sesuai dengan karakter dan sejarah mobil kecil dari era 1970-an ini. Tak ketinggalan, aksesori JDM seperti panel mika pada kaca belakang menjadi salah satu elemen menarik yang memperkaya nilai estetika dari Honda Life ini. Dengan semua modifikasi tersebut, Roni menunjukkan dedikasi dan kreatifitas yang tinggi dalam memelihara dan mengembangkan kendaraan klasik ini, menjadikannya salah satu sorotan utama di IMX Prambanan.