- Hasto Kristianto memberikan penekanan pada peran positif moderator seminar, Joko Pramono, dalam mencerdaskan bangsa.
- Pernyataan Hasto mengandung kritik terhadap penggunaan APBN yang tidak berkepentingan untuk rakyat.
- Kegiatan Bulan Bung Karno di Blitar diakui sebagai upaya penting dalam menggelorakan nilai-nilai ideologis di masyarakat.
Dalam seminar nasional yang berlangsung di Istana Gebang, Kota Blitar pada Minggu malam (14/6), Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristianto, memberikan pandangan menarik terkait sosok Joko Pramono, yang berperan sebagai moderator dalam acara tersebut. Dengan nada humoris, Hasto menyampaikan pernyataan bahwa Joko yang dimaksud adalah Joko asal Blitar, bukan Joko lain yang berkonotasi negatif. Pernyataan tersebut langsung disambut dengan tawa dan tepuk tangan meriah dari peserta seminar.
Hasto menjelaskan bahwa sentilan tersebut muncul secara spontan sebagai refleksi terhadap keadaan negara saat ini. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda, termasuk Joko Pramono, dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana disampaikan dalam pesan yang diusung oleh Bung Karno. "Joko yang ini mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan yang merusak tatanan Indonesia," ucapnya tegas, menunjukkan dukungannya terhadap nilai-nilai kepemimpinan yang konstruktif.
Setelah seminar berakhir, Hasto menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan sudut pandang yang harus dimiliki masyarakat dalam melihat perjalanan dan tantangan yang dihadapi negara. Ia menambahkan bahwa APBN perlu lebih ditujukan untuk kepentingan rakyat dan keadilan, bukan untuk kepentingan politik semata. Hasto berharap agar semua pihak dapat terus mendiskusikan ide-ide inovatif serupa untuk mengatasi permasalahan yang ada di tanah air.
Selain itu, Hasto juga memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Kota Blitar yang telah berkomitmen untuk menggelar Bulan Bung Karno. Menurutnya, kegiatan ini merupakan gerakan yang sangat relevan dalam menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menjadi pendorong bagi generasi muda untuk tetap berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Dalam konteks ini, seminar dan diskusi semacam ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak gagasan yang inspiratif dan mendukung kemajuan Blitar dan Indonesia secara keseluruhan.