Rabu, 24 Juni 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Gojek dan Grab Terapkan Potongan Komisi 8% untuk Mitra Ojol Mulai Juli 2026

Gojek dan Grab Terapkan Potongan Komisi 8% untuk Mitra Ojol Mulai Juli 2026

Gojek dan Grab Terapkan Potongan Komisi 8% untuk Mitra Ojol Mulai Juli 2026
Poin Penting:
  • Potongan komisi untuk mitra pengemudi ojol menjadi 8% mulai Juli 2026.
  • Kebijakan ini sebagai tindak lanjut dari Perpres Nomor 27 Tahun 2026.
  • Presiden Prabowo Subianto mendukung pengurangan komisi di bawah 10%.

Dua raksasa transportasi daring Indonesia, Gojek (GoTo) dan Grab, mengumumkan kebijakan baru yang akan memberikan angin segar bagi para mitra pengemudi ojek online (ojol) roda dua. Dalam pertemuan bersama pimpinan DPR RI yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada tanggal 23 Juni 2026, kedua perusahaan ini mengonfirmasi bahwa potongan komisi untuk mitra pengemudi akan ditetapkan maksimal 8 persen. Kebijakan ini merupakan langkah strategis yang diambil sebagai respons terhadap Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026, yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi. Sebelumnya, potongan yang diterapkan oleh platform mencapai 20 persen, yang dirasakan cukup membebani para pengemudi.

Catherine Hindra Sutjahyo, Wakil Direktur Utama GoTo, menginformasikan bahwa kebijakan ini efektif mulai 1 Juli 2026. Tak mau ketinggalan, pihak Grab Indonesia, yang dipimpin oleh CEO Neneng Goenadi, juga mengumumkan akan menerapkan tingkat potongan serupa. Dengan langkah ini, diharapkan para mitra ojol dapat merasakan peningkatan pendapatan yang signifikan, mendorong mereka untuk beroperasi lebih optimal.

Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI, menegaskan pentingnya diskusi yang dilakukan dengan GoTo dan Grab untuk memastikan bahwa kebijakan tarif baru ini sesuai dengan harapan pengemudi. Pembicaraan ini menjadi sangat penting, terutama setelah Presiden Prabowo Subianto mencanangkan komitmennya untuk menormalkan potongan tarif yang selama ini dinilai berlebihan. Ia berharap potongan komisi ini bisa di bawah 10 persen, untuk lebih mendukung kesejahteraan para pengemudi ojol. Kebijakan ini tentu saja menjadi harapan baru bagi masyarakat Blitar dan sekitarnya, yang banyak bergantung pada layanan ojol untuk kebutuhan sehari-hari.