Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Gempa Magnitudo 7,7 di NTT Picu Rangkaian Gempa Susulan, Pahami Dampaknya bagi Masyarakat Blitar

Gempa Magnitudo 7,7 di NTT Picu Rangkaian Gempa Susulan, Pahami Dampaknya bagi Masyarakat Blitar

Gempa Magnitudo 7,7 di NTT Picu Rangkaian Gempa Susulan, Pahami Dampaknya bagi Masyarakat Blitar
Poin Penting:
  • Gempa magnitudo 7,7 di NTT telah menyebabkan lebih dari 2.100 gempa susulan.
  • Jumlah korban jiwa mencapai 68 orang, dengan 213 terluka dan 5.000 orang mengungsi.
  • Fenomena gempa susulan merupakan hal lumrah setelah bencana gempa besar, menurut pakar.

JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026, meninggalkan dampak signifikan bagi masyarakat setempat. Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah NTT telah melaporkan lebih dari 2.119 gempa susulan setelah kejadian utama, yang pastinya menjadi perhatian bagi warga Blitar dan sekitarnya yang memiliki kerabat di daerah terdampak. Guncangan ini dirasakan di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Manggarai, Sikka, dan bahkan hingga Kepulauan Selayar di Sulawesi Selatan.

Korban akibat bencana ini sangat memilukan, dengan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa 68 jiwa melayang dan lebih dari 213 orang mengalami luka-luka. Selain itu, lebih dari 5.000 warga terpaksa mengungsi, meskipun telah mencari perlindungan di lahan terbuka dan tenda darurat. Ancaman gempa susulan hingga kini masih membayangi, dengan magnitudo yang bervariasi antara 2 hingga 5, yang terjadi secara harian.

Pakar gempa bumi, Dariono, menjelaskan bahwa fenomena ini adalah hal yang wajar menyusul gempa utama berukuran besar. Gempa 7,7 yang berpusat di Nagekeo ini telah menyebabkan deformasi yang besar dalam kerak bumi, yang memicu kesetimbangan baru di lapisan tersebut. Proses untuk mencapai keseimbangan ini menjadi penyebab terjadinya serangkaian gempa susulan yang terus berlangsung.

Terlebih, dalam perkembangan terbaru, gempa magnitudo 5,8 kembali mengguncang Pulau Flores pada Senin pagi, diikuti dengan gempa lebih kecil di Manggarai. Hal ini menambah kerisauan bagi masyarakat yang berada di daerah terdampak. Masyarakat Blitar, yang memiliki kepedulian terhadap keselamatan kerabat di NTT, diimbau untuk tetap memantau informasi terbaru dan melakukan komunikasi dengan sanak saudara di wilayah tersebut untuk memastikan keselamatan mereka.