- Feda Ega Pratama berhasil menyelesaikan balapan Moto3 di Sachsenring di posisi ke-8.
- Ia selamat dari kecelakaan massal yang terjadi tepat setelah balapan dimulai.
- Prestasi ini menunjukkan ketekunan dan keberanian Feda, menjadi inspirasi bagi generasi muda.
Balapan yang berlangsung di sirkuit Sachsenring, Jerman, diawali dengan ketegangan, di mana lampu hijau menyala dan para pembalap melaju dengan kecepatan tinggi. Tikungan pertama yang sempit menjadi titik krusial, di mana sebuah kecelakaan beruntun terjadi di tengah kelompok pembalap. Meski berada sangat dekat dengan lokasi insiden, Feda dengan sigap mengambil keputusan untuk mengubah arah motor dan melewati celah yang ada, menjadikannya sebagai salah satu pembalap yang selamat dari kecelakaan tersebut.
Feda yang start dari posisi belakang, menunjukkan determinasi tinggi dengan terus menjaga ritmenya meski situasi sepanjang balapan sangat menegangkan. Dalam setiap lap, ia berhasil menembus posisi demi posisi hingga akhirnya berhasil meraih posisi kedelapan, yang bukan hanya membanggakan bagi dirinya pribadi, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Blitar. Dengan pencapaian ini, Feda tidak hanya membawa pulang poin berharga, tetapi juga membuktikan bahwa ketekunan dan niat yang kuat dapat menghasilkan prestasi di pentas dunia balap.
Sebagai generasi muda yang berbakat, Feda Ega Pratama memberikan harapan bagi perkembangan olahraga balap di Indonesia. Semoga keberhasilan ini menjadi pijakan bagi Feda untuk terus berprestasi di ajang Moto3 selanjutnya dan menginspirasi banyak anak muda lainnya di tanah air.