Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Olahraga Dukungan Penuh Mirwan Suarso untuk Fabregas Como 1907 di Tengah Ancaman Financial Fair Play

Dukungan Penuh Mirwan Suarso untuk Fabregas Como 1907 di Tengah Ancaman Financial Fair Play

Dukungan Penuh Mirwan Suarso untuk Fabregas Como 1907 di Tengah Ancaman Financial Fair Play
Poin Penting:
  • Fabregas Como 1907 mendapatkan dukungan penuh dari Presiden Mirwan Suarso.
  • Como tengah berinvestasi besar di bursa transfer dan tidak takut menghadapi sanksi FFP.
  • Mirwan menegaskan bahwa klub dalam posisi aman meskipun pengeluaran tinggi.

Fabregas Como 1907, klub sepak bola yang tengah menanjak, mendapatkan dukungan penuh dari Presiden klub, Mirwan Suarso. Dengan komitmen untuk terus mengembangkan tim, Mirwan menunjukkan keberanian menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman dari aturan Financial Fair Play (FFP) yang diberlakukan UEFA. Melalui langkah-langkah strategis, Como bertekad untuk terus memperkuat skuad, dimulai dengan keberhasilan mereka mencapai Liga Champions.

Dalam pernyataannya, Mirwan menegaskan bahwa klub tidak perlu khawatir akan sanksi yang mungkin diterima jika harus menghadapi denda akibat pelanggaran finansial. Ia menjelaskan bahwa klub telah melakukan koordinasi dengan UEFA terkait posisi keuangan mereka. Meskipun terdapat potensi risiko, Mirwan optimis bahwa Como berada dalam posisi aman, sehingga proyek pengembangan dapat terus berjalan.

Komitmen Como untuk memperkuat tim terlihat dari aktivitas belanja mereka di bursa transfer, termasuk transfer Trevoh Chalobah dari Chelsea dengan nilai mencapai 30 juta euro. Total belanja klub pada musim panas ini mencapai sekitar 57,5 juta euro, menjadikannya sebagai salah satu pengeluaran terbesar di Serie A. Selama tiga tahun terakhir, total pengeluaran Como dilaporkan mencapai sekitar 345 juta euro, di mana klub ini masuk dalam empat besar pengeluaran tertinggi di liga.

Strategi investasi Como tidak hanya terfokus pada transfer pemain, tetapi juga meliputi gaji pemain dan staf serta biaya renovasi stadion dan fasilitas latihan. Meskipun muncul pertanyaan tentang potensi sanksi FFP, sikap Mirwan yang percaya diri dalam menghadapi tantangan ini mencerminkan kekuatan finansial yang dimiliki klub tersebut, meskipun beberapa pihak menilai langkah ini sebagai tindakan yang bisa dianggap arogan.