Rabu, 22 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Diklat Jurnalistik MTsN Kabupaten Blitar 2026: Membangun Generasi Jurnalis Madrasah yang Inspiratif

Diklat Jurnalistik MTsN Kabupaten Blitar 2026: Membangun Generasi Jurnalis Madrasah yang Inspiratif

Diklat Jurnalistik MTsN Kabupaten Blitar 2026: Membangun Generasi Jurnalis Madrasah yang Inspiratif
Poin Penting:
  • Diklat Jurnalistik bertujuan melatih siswa dan guru dalam menulis berita yang berkualitas.
  • Pelatihan ini mendukung pengembangan budaya literasi di lingkungan madrasah.
  • Keseriusan peserta dalam pelatihan diharapkan dapat berdampak positif dalam pengimplementasian ilmu di sekolah.

Pada tanggal 21 Juli 2026, MTsN 2 Blitar yang terletak di Desa Jeblog, Kecamatan Talun, menjadi tuan rumah bagi pelaksanaan Diklat Jurnalistik yang bertema "Jurnalis Madrasah, Berkarya dan Menginspirasi". Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Jawa Pos Radar Blitar dan Madrasah Tsanawiyah (MTsN) se-Kabupaten Blitar, melibatkan sekitar 80 peserta yang terdiri dari siswa-siswi dan guru pendamping dari 11 MTsN. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terbentuk generasi jurnalis muda yang tidak hanya terampil dalam menulis, tetapi juga mampu mempublikasikan dan menginspirasi masyarakat melalui karya-karya mereka.

Diklat ini tidak sekadar memberikan bekal materi dasar tentang jurnalistik, tetapi juga mengedukasi peserta tentang teknik penulisan berita yang baik dan sesuai dengan standar yang berlaku. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Lesus Nur Prianto AKh MPd, menyatakan pentingnya kegiatan ini dalam meningkatkan budaya literasi di kalangan siswa madrasah. Ia mengapresiasi antusiasme peserta dan berharap pelatihan ini dapat berlanjut untuk memastikan keberlanjutan pengembangan kemampuan menulis di era digital.

Di samping itu, Lesus menekankan bahwa keberhasilan pelatihan tidak hanya terukur dari teori yang diberikan, melainkan harus dilihat dari karya nyata yang mampu dihasilkan oleh peserta setelah kegiatan berlangsung. Menumbuhkan kebiasaan menulis yang baik dan berkelanjutan menjadi salah satu tujuan utama, agar madrasah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar akademik, tetapi juga sebagai wadah yang mengembangkan kreativitas dan kemampuan komunikasi siswa.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKKM) Kabupaten Blitar, H. Choirun Ni'am MPd, turut memberikan dorongan agar seluruh peserta mengikuti setiap sesi pelatihan dengan serius. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan di masing-masing madrasah, sehingga dapat menghasilkan jurnalis madrasah yang berkualitas dan berkontribusi positif bagi lingkungan pendidikan dan masyarakat daerah Blitar.