Olahraga

Tiga Pertandingan Liga Super Indonesia Ditunda karena Situasi Keamanan

Avatar photo
4
×

Tiga Pertandingan Liga Super Indonesia Ditunda karena Situasi Keamanan

Sebarkan artikel ini

Tiga Pertandingan Indonesia Super League Ditarik Kembali akibat Situasi Keamanan

Jakarta – Tiga pertandingan dalam Indonesia Super League yang dijadwalkan berlangsung pada pekan keempat resmi ditunda. Keputusan ini diambil menyusul situasi keamanan yang memanas di beberapa daerah, khususnya di Bandung dan Makassar. Pertandingan tersebut meliputi duel antara Persib Bandung melawan Borneo FC, PSM Makassar kontra Persebaya Surabaya, serta Persita Tangerang menghadapi Semen Padang.

Keputusan penundaan ini diumumkan melalui situs resmi ILeague, yang menyatakan bahwa semua laga awalnya dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 31 Agustus 2025. Namun, dengan kondisi keamanan yang tidak kondusif, pihak kepolisian daerah setempat tidak memberikan izin untuk penyelenggaraan laga.

Khususnya di Bandung, situasi kemarin sangat tegang akibat aksi demonstrasi yang menolak kenaikan tunjangan untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Demonstrasi tersebut berujung pada pembakaran sebuah gedung, sehingga Kepolisian Daerah Jawa Barat memutuskan untuk tidak mengeluarkan izin pertandingan Persib vs Borneo FC. Dalam surat resmi bernomor B/3210/VIII/PAM.3.3./2025/Roops, pihak kepolisian menegaskan perlunya penundaan laga tersebut sampai kondisi dianggap aman.

Serupa, di Makassar, situasi demonstrasi juga memanas setelah gedung DPRD setempat dibakar. Oleh karena itu, izin untuk pertandingan antara PSM Makassar dan Persebaya Surabaya pun dibatalkan oleh kepolisian daerah setempat.

Awalnya, laga Persita Tangerang melawan Semen Padang direncanakan akan dipindahkan ke Stadion Banten Internasional. Namun, langkah tersebut tidak cukup untuk memastikan keselamatan dan keamanan semua pihak yang terlibat. Persita Tangerang kemudian mengumumkan melalui pernyataan resmi bahwa pertandingan pada tanggal 31 Agustus 2025 juga secara resmi ditunda, berdasarkan surat dari ILeague nomor 1280/LI-COR/VIII/2025.

Kondisi demonstrasi di Indonesia memang sedang meluas, dipicu oleh kenaikan tunjangan untuk anggota DPR RI. Aksi protes yang terjadi di berbagai daerah memicu ketegangan, dengan insiden yang cukup tragis, salah satunya kematian Affan Kurniawan, seorang peserta demonstrasi yang dilindas kendaraan Brimob Polri di kawasan Pejompongan. Kejadian tersebut menambah besarnya aksi protes di masyarakat dan menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia.

Pengamat dan masyarakat berharap agar situasi ini dapat segera teratasi dan keamanan dapat terjamin, sehingga berbagai kegiatan, termasuk pertandingan olahraga, dapat dilaksanakan kembali dengan aman. Pihak penyelenggara maupun klub-klub diharapkan dapat memahami kondisi ini demi keselamatan semua pihak.

Dengan kebangkitan aksi sosial yang menggema di seantero negeri, semua pihak diharapkan dapat saling menghormati dan mengedepankan dialog untuk mencapai solusi yang baik. Penundaan pertandingan ini menjadi bentuk respons terhadap tantangan keamanan yang dihadapi saat ini.