Olahraga

Tiga Pertandingan BRI Super League Ditunda karena Alasan Keamanan

Avatar photo
5
×

Tiga Pertandingan BRI Super League Ditunda karena Alasan Keamanan

Sebarkan artikel ini

Tiga Pertandingan BRI Super League Dibatalkan karena Alasan Keamanan

Jakarta – Pekan ke-4 BRI Super League 2025-26 diwarnai dengan penundaan tiga pertandingan yang seharusnya berlangsung pada Minggu, 31 Agustus 2025. Keputusan ini diambil oleh I.League, operator kompetisi, dengan pertimbangan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pertandingan yang dibatalkan mencakup dua laga penting: Persib Bandung yang seharusnya menghadapi Borneo FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, serta pertandingan antara PSM Makassar kontra Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang melawan Semen Padang.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyampaikan bahwa timnya akan memanfaatkan waktu kosong tersebut untuk mengadakan latihan atau laga internal antar pemain. “Jika kami tidak bermain hari ini, kami akan mencari cara untuk tetap aktif. Ini sebagai pengganti agar pemain tetap bugar,” ungkap Hodak.

Saat ini, Persib Bandung, yang merupakan juara bertahan, berada di posisi ke-9 klasemen sementara dengan 4 poin dari tiga pertandingan. Rekor mereka terdiri dari satu kemenangan, satu seri, dan satu kekalahan. Di sisi lain, Borneo FC, yang merupakan salah satu tim yang cukup mengesankan di musim ini, berada di posisi kedua klasemen dengan perolehan 9 poin dari tiga pertandingan, tanpa mengalami kekalahan.

Sementara itu, tim Ibu Kota, Persija Jakarta, memimpin klasemen dengan 10 poin dari empat laga yang sudah dimainkan. Dengan demikian, Borneo FC dan Persija Jakarta menjadi rival terdekat dalam perburuan gelar juara.

Jadwal pekan kelima Indonesia Super League akan kembali digelar mulai 11 September 2025, setelah adanya jeda internasional. Penundaan ini memberikan waktu bagi tim-tim untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan selanjutnya secara lebih matang.

Klasemen Super League 2025-26 Sementara

  1. Persija Jakarta – 10 poin
  2. Borneo FC – 9 poin
  3. Arema FC – 7 poin
  4. PSIM Yogyakarta – 5 poin
  5. Persebaya Surabaya – 3 poin
  6. Bali United FC – 1 poin
  7. Malut United – 1 poin
  8. Persijap Jepara – 1 poin
  9. Persib Bandung – 4 poin
  10. Bhayangkara FC – 4 poin
  11. Madura United – 4 poin
  12. Persis Solo – 4 poin
  13. Persik Kediri – 2 poin
  14. Semen Padang – 3 poin
  15. PSM Makassar – 3 poin
  16. Dewa United FC – 1 poin
  17. PSBS Biak Numfor – 1 poin
  18. Persita Tangerang – 1 poin

Dengan penundaan ini, diharapkan semua pihak yang terlibat dapat menjaga keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan liga ke depan. Sementara itu, setiap tim diharapkan dapat terus berbenah dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan selanjutnya di pentas sepak bola Indonesia.