Nasional

Presiden Prabowo Melayat untuk Ojol Korban Kericuhan di Jakarta

Avatar photo
3
×

Presiden Prabowo Melayat untuk Ojol Korban Kericuhan di Jakarta

Sebarkan artikel ini

Presiden Prabowo Melayat ke Rumah Duka Pengemudi Ojol Korban Insiden Demonstrasi

Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melayat ke rumah duka Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia akibat insiden kericuhan unjuk rasa di Jakarta pada Kamis malam lalu. Kedatangan Presiden berlangsung pada Jumat malam, sekitar pukul 21.50 WIB, dengan didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Dalam melayat yang berlangsung singkat, Prabowo terlihat mengenakan setelan safari berwarna krem dan kopiah hitam. Beliau berada di rumah duka selama sekitar sepuluh menit tanpa memberikan pernyataan kepada media sebelum meninggalkan lokasi.

Kehadiran Presiden juga disertai oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria. Mantan politisi Partai Golkar, Jusuf Hamka, juga turut hadir sebagai ungkapan duka cita.

Affan Kurniawan, yang berusia 21 tahun, menjadi korban tewas setelah dilindas oleh kendaraan taktis (rantis) Brimob di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat. Insiden ini terjadi di tengah kericuhan antara demonstran dan aparat kepolisian saat unjuk rasa berlangsung di sekitar kompleks parlemen. Kericuhan tersebut dipicu oleh aksi polisi yang memukul mundur para demonstran.

Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim, menyampaikan bahwa terdapat tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat dalam insiden tersebut dan saat ini dalam proses pemeriksaan. Polisi berkomitmen untuk mengusut secara tuntas kasus ini agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Kematian Affan telah memicu gelombang unjuk rasa susulan yang melibatkan ratusan orang, termasuk rekan sesama pengemudi ojek online. Mereka berkumpul di depan Mako Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan aspirasi mereka serta menyerukan keadilan terkait insiden tragis yang menimpa teman mereka.

Presiden Prabowo sebelumnya telah mengungkapkan rasa terkejut dan kecewa terhadap tindakan aparat yang dianggap berlebihan dalam menangani demonstrasi tersebut. Ia menekankan pentingnya sebuah investigasi yang transparan dan mendalam untuk mengungkap fakta-fakta di balik kejadian ini.

Dukungan terhadap keluarga Affan juga mengalir dari berbagai kalangan, termasuk permintaan maaf resmi dari Kapolri yang menemui keluarga korban secara langsung untuk menyampaikan belasungkawa. Kejadian ini menyoroti pentingnya keamanan dan hak asasi manusia dalam setiap aksi unjuk rasa di Indonesia.

Insiden tragis yang menimpa Affan Kurniawan menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi oleh para pengemudi ojek online dan masyarakat dalam menyuarakan pendapat mereka, serta perlunya dialog yang konstruktif antara aparat dan masyarakat untuk mencegah terjadinya konflik yang merugikan.