Mantan Ketua Parlemen Ukraina Andriy Parubiy Ditembak Mati di Lviv
Jakarta, CNN Indonesia – Mantan Ketua Parlemen Ukraina, Andriy Parubiy, ditemukan tewas akibat penembakan oleh seorang pria yang belum diketahui identitasnya di Lviv, Ukraina barat, pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Kejadian tragis ini menambah daftar panjang kekerasan politik yang melanda Ukraina dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut laporan awal dari pihak kepolisian setempat, Parubiy ditembak di dekat kediamannya. Sementara itu, pelaku yang melakukan penembakan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian dan hingga kini masih dalam pencarian aparat berwenang. Pengusutan kasus ini menjadi prioritas utama kepolisian Ukraina, mengingat Parubiy adalah sosok penting dalam sejarah politik negara tersebut.
Andriy Parubiy, yang menjabat sebagai Ketua Parlemen Ukraina mulai 2014 hingga 2019, dikenal luas sebagai salah satu tokoh kunci yang terlibat dalam protes Euromaidan yang menggulingkan pemerintahan pro-Rusia pada tahun 2014. Dia juga merupakan salah satu pendiri partai politik Servant of the People yang dipimpin oleh Presiden Volodymyr Zelensky. Karir politiknya diwarnai oleh komitmen yang kuat terhadap integrasi Ukraina dengan Eropa dan NATO, serta penentangan terhadap invasi Rusia.
Pelbagai pihak di Ukraina dan internasional menyatakan keprihatinan mendalam atas kematian Parubiy. Dalam pernyataan resminya, Presiden Zelensky menyebut Parubiy sebagai patriot sejati yang telah berjuang untuk negara dan selalu memperjuangkan kebebasan rakyat Ukraina. “Kehilangan Andriy adalah kehilangan bagi seluruh bangsa. Kita akan terus berjuang untuk menjaga visi yang dia cita-citakan,” ujar Zelensky.
Keberadaan Parubiy dalam politik Ukraina juga sering kali menimbulkan kontroversi. Dia pernah menjadi sorotan karena pandangannya yang keras terhadap Rusia, serta keterlibatannya dalam berbagai langkah kebijakan yang berpotensi memicu ketegangan. Namun, bagi banyak kalangan, termasuk pendukungnya, Parubiy adalah simbol perlawanan terhadap kekuasaan oligarki dan pengaruh Rusia di Ukraina.
Detik-detik menjelang penembakan ini masih diselidiki secara mendalam. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai motif di balik pembunuhan ini, namun sejumlah analis politik memperkirakan bahwa ini mungkin berkaitan dengan ketegangan yang dialami Ukraina pasca-invasi Rusia yang dimulai pada 2022 hingga saat ini.
Kejadian ini menjadi pengingat akan betapa rentannya situasi keamanan di Ukraina, terutama bagi mereka yang terlibat dalam politik. Sejumlah organisasi hak asasi manusia pun menyerukan agar pihak berwenang melakukan investigasi menyeluruh dan transparan terkait insiden ini. Mereka menekankan bahwa penegakan hukum yang kuat dan efektif sangat penting untuk mencegah kekerasan lebih lanjut di masa mendatang.
Sikap pemerintah Ukraine terhadap keamanan individu, khususnya tokoh politik, kini semakin menjadi sorotan. Banyak pihak berharap bahwa pelaku penembakan Parubiy dapat segera ditangkap dan diadili demi keadilan serta untuk menjaga stabilitas politik di negara yang sedang berjuang ini.
Penulis: Tim Redaksi