Olahraga

Lazio Awal Musim Buruk, Sarri Sebut Setara Tim Serie C

Avatar photo
4
×

Lazio Awal Musim Buruk, Sarri Sebut Setara Tim Serie C

Sebarkan artikel ini

Lazio Mengawali Serie A 2025/2026 dengan Kekalahan Menyakitkan

Jakarta – Lazio memulai perjalanan mereka di Serie A 2025/2026 dengan hasil mengecewakan, setelah mengalami kekalahan 0-2 dari Como di Stadio Giuseppe Sinigaglia pada akhir pekan lalu. Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, mengungkapkan kekecewaannya dengan menyebut performa timnya setara dengan tim dari Serie C.

Dalam laga tersebut, Lazio hanya mampu menguasai bola sebesar 37 persen, sementara lawan mereka, Como, berhasil menampilkan dominasi permainan dengan 19 percobaan, di mana Lima di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Lazio hanya mencatatkan lima percobaan, dengan satu yang mengarah ke gawang.

Menjelang laga selanjutnya melawan Hellas Verona di Stadion Olimpico pada Senin (1/8/2025) dini hari WIB, Sarri mengungkapkan pemikirannya terkait performa buruk yang ditampilkan anak asuhnya. Menurutnya, angka-angka statistik pertandingan melawan Como menunjukkan bahwa timnya tidak berada pada level permainan yang seharusnya.

“Di Como, angka-angka kami setara dengan Serie C dalam segala hal,” ujar Sarri. Meskipun demikian, Sarri tetap optimis bahwa hasil buruk tersebut tidak mencerminkan potensi sebenarnya dari timnya. Ia percaya bahwa kekalahan ini lebih disebabkan oleh masalah mentalitas permainan para pemainnya.

“Paradoksnya, hal itu justru memberi saya kepercayaan diri, karena angka-angka itu bukanlah angka kami yang sebenarnya. Kami kalah karena sikap kami. Kami ingin menekan, tetapi bermain dengan mentalitas mereka yang ingin menunggu,” tegas Sarri. Ia berharap para pemainnya dapat segera bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik pada pertandingan mendatang.

Kekalahan ini jelas menjadi pukulan berat bagi Lazio, yang berambisi untuk meraih sukses di Serie A musim ini. Para pemain diharapkan dapat meningkatkan performa dan memperbaiki kesalahan yang telah terjadi agar tidak terulang di laga-laga selanjutnya. Sarri juga menekankan pentingnya konsistensi dan mentalitas positif dalam menghadapi setiap pertandingan.

Lazio yang dikenal sebagai klub dengan tradisi yang kuat harus segera berbenah agar tidak terjebak dalam hasil buruk yang dapat memengaruhi perjalanan musim mereka. Pertandingan melawan Hellas Verona diharapkan menjadi momentum bagi Lazio untuk kembali menemukan form terbaik mereka dan meraih hasil positif.

Dengan waktu yang tersisa sebelum pertandingan, Sarri berusaha untuk memperbaiki berbagai aspek permainan timnya, mulai dari penguasaan bola hingga penyelesaian akhir. Ia menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi antar pemain untuk membangun kembali kepercayaan diri tim.

Seri A adalah kompetisi yang ketat, dan Lazio harus siap menghadapi tantangan yang ada di depan mata. Kebangkitan Lazio diharapkan terjadi secepat mungkin, agar mereka dapat berada di jalur yang tepat dalam mengejar target-target yang telah ditetapkan musim ini. Pertarungan melawan Hellas Verona akan menjadi kesempatan bagi Lazio untuk membuktikan bahwa mereka masih merupakan tim yang patut diperhitungkan dalam liga.

Dengan semua perhatian tertuju pada pertandingan mendatang, para penggemar Lazio pun berharap tim kesayangan mereka dapat segera memberikan penampilan yang lebih baik dan membawa pulang tiga poin penting dari Olimpico.