Pemerintah Kanada dan AS Keluarkan Peringatan untuk Warga di Indonesia Terkait Demonstrasi di DPR RI
Jakarta – Pemerintah Kanada telah mengeluarkan saran perjalanan untuk warganya yang berada di Indonesia, menyoroti risiko yang muncul dari rangkaian demonstrasi yang terjadi sejak 25 Agustus 2025. Peringatan ini disampaikan melalui situs resmi kementerian luar negeri Kanada dan menekankan pada keselamatan di tengah situasi yang memanas.
Demonstrasi besar ini berlangsung di Jakarta, di mana demonstran mengkritik kebijakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, termasuk isu tunjangan rumah bagi anggota parlemen. Sejak dimulai, protes ini telah berujung pada insiden kekerasan, di mana pihak kepolisian merespons dengan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan massa.
Dalam saran perjalanannya, Kanada mendesak warganya untuk menjauhi lokasi demonstrasi, bersiap menghadapi potensi penutupan jalan, serta mengikuti instruksi yang diterbitkan oleh pihak berwenang setempat. Mereka juga menekankan pentingnya memantau media lokal untuk informasi terkini tentang situasi tersebut.
Tak hanya Kanada, peringatan serupa juga dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Mereka mengimbau warga AS untuk menghindari area demonstrasi dan tetap waspada terhadap lingkungan sekitar. Pihak kedutaan mengingatkan pentingnya mengikuti berita lokal demi memperoleh informasi terkini serta menjaga komunikasi dengan keluarga mengenai keselamatan pribadi.
Sejak awal demonstrasi, aksi protes ini melibatkan berbagai elemen masyarakat yang mengepung gedung DPR/MPR. Situasi semakin memanas dengan bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan yang tak terhindarkan. Berdasarkan laporan, satu pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, dilaporkan tewas setelah terlindas kendaraan taktis, sementara 38 orang lainnya mengalami luka-luka akibat kerusuhan tersebut.
Demonstrasi kini berlangsung di berbagai lokasi di Jakarta. Ratusan mahasiswa berunjuk rasa dekat Markas Besar Polri dan Polda Metro Jaya, sementara ribuan pengemudi ojek online mendatangi Mako Brimob di Kwitang. Di Kwitang, kericuhan terjadi, dan aparat kepolisian berulang kali menggunakan meriam air untuk membubarkan massa. Suasana tersebut disertai suara ledakan serta asap yang menyelimuti area demonstrasi.
Di luar Jakarta, insiden serupa juga dilaporkan terjadi di Solo dan Surabaya, di mana bentrok antara demonstran dan aparat keamanan berlangsung dalam unjuk rasa hari ini.
Dalam konteks ini, penting bagi warga negara asing dan masyarakat umum untuk tetap peka terhadap perkembangan situasi, serta mengikuti instruksi resmi dari pemerintah setempat guna memastikan keselamatan.