Berita

Buah Siwalan: Segar dan Bergizi, Ikon Kuliner Lamongan

Avatar photo
1
×

Buah Siwalan: Segar dan Bergizi, Ikon Kuliner Lamongan

Sebarkan artikel ini

Buah Siwalan: Paduan Rasa dan Manfaat Kesehatan dalam Olahan Tradisional Lamongan

Lamongan – Buah siwalan, atau yang dikenal dalam bahasa ilmiah sebagai Borassus flabellifer, adalah buah tropis yang tumbuh subur di wilayah beriklim panas seperti Lamongan, Gresik, dan Tuban. Dikenal dengan daging buahnya yang kenyal, kaya air, serta rasa manis alami, siwalan memiliki signifikansi penting dalam kuliner tradisional, khususnya dalam bentuk es dawet siwalan yang melegenda.

Buah siwalan tidak hanya menawarkan kesegaran. Setiap 100 gram buah ini mengandung sekitar 27 kalori, dengan kadar air hingga 93%. Selain itu, siwalan kaya akan vitamin dan mineral penting, termasuk kalium, kalsium, dan vitamin C. Kandungan seratnya yang tinggi membantu pencernaan, sementara senyawa bioaktifnya memberikan sifat antiinflamasi dan antibakteri.

Kenali Lebih Dekat Buah Siwalan

Pohon siwalan dapat tumbuh hingga 30 meter. Buahnya berbentuk bulat dengan diameter 7-20 cm, memiliki kulit luar berwarna cokelat kehitaman. Ketika dibelah, daging buahnya yang transparan dan kenyal menyerupai kolang-kaling namun lebih padat.

Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, siwalan merupakan sumber hidrasi yang layak diperhitungkan. Kandungan protein, lemak rendah, dan karbohidrat membuatnya cocok sebagai camilan sehat sehari-hari.

Manfaat Kesehatan Buah Siwalan

Konsumsi buah siwalan menawarkan sejumlah manfaat kesehatan, antara lain:

  1. Hidrasi Optimal: Kandungan air yang tinggi membuatnya efektif mencegah dehidrasi, terutama saat cuaca panas.
  2. Membantu Sistem Pencernaan: Serat dalam siwalan membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.
  3. Menjaga Kesehatan Jantung: Kalium dalam siwalan mendukung pengaturan tekanan darah dan membantu menjaga kesehatan jantung.
  4. Meningkatkan Imunitas: Vitamin C dan antioksidan dalam siwalan mendukung daya tahan tubuh.
  5. Sifat Anti-Inflamasi dan Anti-Bakteri: Kandungan senyawa bioaktif memberikan sifat menyembuhkan pada radang dan beberapa infeksi ringan.
  6. Menjaga Kesehatan Kulit: Dalam pengobatan tradisional, siwalan diyakini membantu merawat kulit.

Berdasarkan tradisi lokal, siwalan juga dimanfaatkan dalam berbagai olahan, salah satunya adalah es dawet siwalan. Minuman ini menggabungkan potongan siwalan dengan santan, sirup gula merah, dan potongan nangka, menciptakan rasa manis, gurih, dan legit yang digemari masyarakat.

Es Dawet Siwalan: Legenda Kuliner Lamongan

Di Pantura, khususnya di Lamongan, es dawet menjadi salah satu ikon kuliner. Dengan harga terjangkau sekitar Rp 7.000 per gelas, minuman ini tidak hanya menyegarkan tetapi juga menjunjung tinggi nilai budaya lokal. Selain es dawet, buah siwalan juga diolah menjadi minuman segar lainnya seperti es siwalan murni dan sirup.

Resep Es Dawet Siwalan Khas Lamongan

Bagi yang ingin menciptakan kesegaran es dawet siwalan di rumah, berikut adalah resep sederhana yang mudah diikuti:

Bahan Utama:

  • 10 buah siwalan
  • 100 gram gula aren
  • 200 gram gula pasir
  • Santan
  • 3 lembar daun pandan
  • Buah nangka
  • Garam
  • Es batu

Cara Membuat:

  1. Potong kecil-kecil buah siwalan dan nangka, sisihkan.
  2. Didihkan 1½ gelas air putih, larutkan gula aren dan gula pasir, kemudian biarkan dingin.
  3. Didihkan 1½ gelas air untuk santan, tambahkan sedikit garam, aduk rata, dan sisihkan hingga dingin.
  4. Siapkan gelas, masukkan es batu, potongan siwalan, potongan nangka, dan larutan gula aren serta santan.

Segera nikmati es dawet siwalan yang menyegarkan ini!

Dengan semua manfaat dan kelezatan yang ditawarkan, buah siwalan tidak hanya menjadi sumber nutrisi untuk masyarakat tetapi juga menjaga tradisi kuliner yang berharga di Indonesia.