Selasa, 18 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Waspada Karhutla: BPBD Blitar Catat 11 Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan

Waspada Karhutla: BPBD Blitar Catat 11 Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan

Waspada Karhutla: BPBD Blitar Catat 11 Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Poin Penting:
  • BPBD Blitar mencatat 11 kejadian kebakaran hutan dan lahan sejak Juli hingga Agustus 2026.
  • Masyarakat diminta waspada dan segera melaporkan titik api untuk penanganan cepat.
  • Tingkat kekeringan yang tinggi memperburuk kondisi karhutla dan memerlukan kerjasama semua pihak.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Blitar menjadi sorotan utama di tengah puncak musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mencatat setidaknya 11 kejadian kebakaran yang terjadi sejak bulan Juli hingga pertengahan Agustus 2026. Kepala Pelaksana BPBD, Wahyudi, mengungkapkan bahwa jumlah kejadian ini tergolong tinggi dan menjadi tantangan serius bagi penanganan bencana di daerah.

"Kebakaran terjadi di berbagai daerah, termasuk kawasan lahan dan lereng gunung yang rentan terbakar, seperti di Gunung Pegat dan Gunung Petet," jelas Wahyudi. Dengan kondisi vegetasi yang mengering akibat suhu tinggi, api dapat dengan mudah menjalar dan memperlambat proses pengendalian. Dia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan titik api, agar BPBD dapat responsif dalam penanganan kebakaran.

Kejadian yang berlangsung dalam waktu singkat ini menunjukkan bahwa kerawanan terhadap karhutla meningkat seiring dengan tingginya tingkat kekeringan dalam beberapa pekan terakhir. Wahyudi menyatakan, "Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan, karena penanganan karhutla tidak dapat diandalkan hanya kepada petugas BPBD saja. Kita perlu kerja sama semua pihak untuk mencegah kerugian yang lebih besar." Melihat peningkatan jumlah kebakaran yang cukup signifikan, diharapkan masyarakat di Kabupaten Blitar dapat lebih proaktif dalam menjaga lingkungan dan melaporkan potensi kebakaran.