- Seorang teknisi telekomunikasi disandera oleh warga desa akibat frustrasi terhadap layanan internet yang buruk.
- Warga Desa Hardauli mengeluhkan tidak adanya konektivitas 5G meski menara telekomunikasi sudah terpasang.
- Insiden tersebut menunjukkan perlunya peningkatan infrastruktur telekomunikasi di daerah pedesaan.
Insiden aneh terjadi di Desa Hardauli, Distrik Fatehpur, India, ketika seorang teknisi telekomunikasi menjadi sasaran kemarahan warga yang frustrasi terhadap kondisi jaringan seluler mereka. Pada 10 September 2026, Aditya Bhan Singh, teknisi yang baru bergabung dengan perusahaan telekomunikasi tiga bulan lalu, sedang bertugas di menara seluler saat ia tiba-tiba dikepung dan disandera oleh warga desa yang marah. para warga merasa kesal setelah berbulan-bulan berjuang dengan konektivitas yang buruk dan berulang kali mengeluhkan tidak adanya pembaruan jaringan 5G.
Warga Desa Hardauli mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap pelayanan yang tidak memadai meski menara seluler telah dibangun. Mereka mengalami kesulitan dalam melakukan panggilan telepon dan mengakses internet, bahkan dalam kondisi listrik yang tersedia. Beberapa warga mengklaim telah membayar paket data 5G, namun hanya menerima layanan 4G yang sering hilang. Insiden ini, yang juga terlihat dalam video beredar di media sosial, dipandang oleh sebagian warga sebagai cara untuk mendorong perusahaan telekomunikasi melakukan perbaikan yang diharapkan.
Setelah kepolisian mendapatkan laporan, teknisi tersebut berhasil dibebaskan tanpa cedera. Tindakan pengikatan ini menunjukkan betapa mendesaknya permasalahan infrastruktur telekomunikasi di daerah tersebut, di mana baik konektivitas maupun layanan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dalam langkah lanjutan, tujuh orang yang terlibat dalam insiden diselidiki, dan enam di antaranya telah ditangkap namun kemudian dibebaskan dengan jaminan. Kasus ini mencerminkan tantangan yang dihadapi komunitas dalam berjuang untuk mendapatkan akses teknologi yang layak, di tengah harapan untuk perbaikan mendesak dari pihak terkait.